Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Penanganan Covid Jadi Tema Debat Calon Wali Kota Samarinda

Senin 19 Oct 2020 03:40 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Debat

Ilustrasi Debat

Foto: MGIT4
Diketahui Pilwakot Samarinda 2020 diikuti oleh tiga pasang calon.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Penanganan pandemi Covid-19 menjadi salah satu materi debat publik peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda 2020 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum setempat di Samarinda, Ahad (18/10) malam. Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat menyebutkan ada tiga tema pada debat tahap pertama. Yakni pandemi Covif-19 dan kesehatan, masalah pendidikan, dan sektor ekonomi.

Masing-masing kandidat diberikan pertanyatan sesuai dengan tema tersebut dengan waktu yang ditentukan oleh moderator. Kemudian para calon wali kota juga diberikan kesempatan untuk merespons. Melalui debat publik ini, Firman Hidayat berharap bisa meningkatkan partisipasi pemilih sesuai dengan target nasional 77,5 persen dari total pemilih. "Tahapan debat ini dilaksanakan tiga tahap, untuk tahap pertama khusus menghadirkan calon wali kota," kata Firman.

Diketahui Pilwakot Samarinda 2020 diikuti oleh tiga pasang calon, yakni Barkati-Darlis, Andi Harun-Rusmadi Wongso, dan Zairin Zain-,Sarwono. Peserta pilkada nomor urut 3 Zairin Zain mendapatkan kesempatan pertama untuk memberikan pendapat terkait dengan kebijakan pemerintah terkait dengan pandemi Covid-19.

Baca Juga

Untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, kata Zairin, Pemerintah Kota Samarinda perlu mengalokasikan dana 10 persen dari APBD ataupun dana CSR perusahaan.

Penggunaan dana tersebut, menurut Zairin, untuk melakukan tes swab ataupun pemberian sembako kepada masyarakat. Sementara itu, calon nomor urut 1 Muhammad Barkati menjelaskan pemerintah memberikan penjelasan terkait dengan bahaya Covid-19. "Pandemi tentunya ada pemahaman masyarakat tentang virus corona itu sendiri agar masyarakat kita tidak merasa ketakutan berlebihan," kata Barkati.

Pernyataan senada disampaikan Andi Harun bahwa pandemi menjadi tugas dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan swasta, termasuk masyarakat. Andi Harun mengatakan bahwa penanggulangan Covid-19 tidak hanya fokus pada sektor kesehatan, tetapi pada sektor lain, yakni pemulihan ekonomi.

"Persoalan pandemi ini tidak hanya berbicara soal dana, tetapi perlu ada aksi yang konkret tekait dengan pencegahan seperti halnya pengadaan vaksin dan tracking pasien, tak kalah pentingnya soal pemulihan ekonomi harus juga dipikirkan," kata Andi Harun.

Debat publik yang diselenggarakan KPU Kota Samarinda ini dengan tetap patuhi protokol kesehatan. Peserta yang bisa masuk dalam ajang debat tersebut telah dibatasi oleh KPU. Semua peserta diwajibkan menggunakan masker untuk menghindari penularan Covid-19.

 

Sumber : Antara
 
 

BERITA LAINNYA