Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Dalam Sehari, Kasus Covid-19 Naik 62 Orang di Sukabumi

Senin 19 Oct 2020 02:50 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah tempat ibadah dan kantor pelayanan publik di Kota Sukabumi disemprot cairan disinfektan, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Sejumlah tempat ibadah dan kantor pelayanan publik di Kota Sukabumi disemprot cairan disinfektan, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Penambahan positif Covid-19 menyebar di beberapa kecamatan terutama di utara Sukabumi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi terus bertambah banyak. Pada Ahad (18/10) jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi bertambah sangat besar sebanyak 62 orang.

Sehingga total jumlah warga yang positif Covid-19 menjadi 379 orang. "Penambahan 62 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,"  ujar juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, Ahad (18/10). 

Penambahan positif Covid-19 menyebar di beberapa kecamatan terutama di utara Sukabumi dan sebagian lainnya selatan Sukabumi. Namun yang terbanyak tetap berasal dari utara Sukabumi khususnya Kecamatan Cicurug sebanyak 13 orang, Sukaraja sembilan orang, Cibadak lima orang, Cisaat lima orang, Parungkuda lima orang, dan Cicantayan lima  orang. 

Baca Juga

Selanjutnya di Kecamatan Nagrak tiga orang, Sukabumi tiga orang, Parakansalak satu orang, Kabandungan satu orang, Kadudampit satu orang, Gegerbitung satu orang, Palabuhanratu satu orang, Kebonpedes satu orang, Parakansalak satu orang, Cisolok satu orang, dan Cikembar satu orang.

Dari 62 orang kasus baru tersebut kata Harun, ada dua orang tenaga kesehatan (nakes) berjenis kelamin laki-laki usia 42 tahun warga Kecamatan Sukaraja dan laki-laki 20 tahun Kecamatan Parungkuda. Sementara pasien positif Covid-19 lainnya ada yang riwayat perjalanan dari seperti luar daerah dan ada yang tidak punya riwayat perjalanan.

Harun mengungkapkan, dari 379 kasus positif sebanyak 27 orang menjalani isolasi, 76 orang isolasi mandiri, 272 orang sembuh, dan empat orang meninggal dunia. Selain itu pada Ahad ini tidak ada penambahan kasus suspect.

Total jumlah kasus suspect mencapai sebanyak 4.824 orang yakni isolasi 22 orang, karantina 16 orang, dan discarded 4.786 orang. Harun menuturkan, tercatat ada sebanyak 37 kasus probable yakni 36 orang meninggal dunia dan satu selesai pengawasan. Terakhir ada sebanyak 931 orang kontak erat dalam Covid-19. Di mana sebanyak 274 orang karantina dan sebanyak 657 orang discarded.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA