Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Total Positif Covid-19 di Jambi Dekati 1.000 Kasus

Ahad 18 Oct 2020 21:22 WIB

Red: Andri Saubani

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi berjalan keluar usai menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Jumat (25/9/2020). Universitas Jambi di Mendalo Darat, Muarojambi resmi ditutup untuk aktivitas akademik dan administrasi perkantoran mulai 25-27 September 2020 menyusul seorang dosennya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap. (ilustrasi)

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi berjalan keluar usai menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Jumat (25/9/2020). Universitas Jambi di Mendalo Darat, Muarojambi resmi ditutup untuk aktivitas akademik dan administrasi perkantoran mulai 25-27 September 2020 menyusul seorang dosennya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap. (ilustrasi)

Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA
Pada Ahad (18/10), ada tambahan 14 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi menyebutkan, ada 14 orang tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Ahad (18/10). Sehingga total mendekati 1.000 atau tepatnya 982 orang.

"Pemerintah pusat hari ini mengumumkan 14 orang tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk Jambi," kata Johansyah, Ahad.

Ke-14 orang tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut tujuh orang asal Kota Jambi, empat orang asal Kabupaten Batanghari, dua orang asal Kabupaten Tanjungjabung Barat, dan satu orang asal Kabupaten Muarojambi.

Kasus positif baru, rata-rata memiliki riwayat kontak erat/terpapar dari pasien yang terlebih dahulu dinyatakan positif. Selain itu ada juga hasil screening RDT reaktif.

Untuk pasien sembuh tidak ada tambahan atau masih di angka 368 orang. Sementara, pasien meninggal masih tercacat sebanyak 18 orang.

Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Jambi terus mengimbau masyarakat tetap jaga kesehatan selalu cuci tangan dan wajib menggunakan masker jika harus ke luar rumah.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA