Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Bandara Minangkabau Siapkan Penyambutan Kafilah MTQ ke-28

Ahad 18 Oct 2020 23:54 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Friska Yolandha

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah dipersiapkan untuk menyambut kafilah dari setiap provinsi peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020.

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah dipersiapkan untuk menyambut kafilah dari setiap provinsi peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020.

Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Bandara dipersiapkan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah dipersiapkan untuk menyambut kafilah dari setiap provinsi peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020. MTQ ke-XXVIII tahun 2020 akan diadakan di Sumatra Barat tepatnya di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno menyebut, BIM telah dipersiapkan supaya kafilah yang datang telah sesuai dengan prosedur atau protokol kesehatan. Irwan tidak ingin MTQ 2020 ini memperparah penularan Covid-19.

"Terminal Kedatangan yang baru BIM, kita gunakan khusus untuk menyambut kedatangan para kafilah MTQ se-Indonesia. Karena kita bisa melakukan pemeriksaan dan pendaftaran di sini," kata Irwan, Ahad (18/10).

Baca Juga

Setiap kafilah yang masuk ke Sumbar diwajibkan terlebih dahulu tes swab di daerah masing-masing. Ketika masuk Sumbar mereka harus membawa bukti telah negatif dari Covid-19.

Irwan meminta, semua instansi yang terlibat sebagai pania MTQ melayani sejua kafilah dengan baik. Begitu juga dengan memberikan pelayanan yang aman dari penularan covid-19. Begitu kafilah sudah masuk Sumbar, panitia akan menggiring sampai ke penginapan masing-masing yang sudah disediakan.

Gubernur Sumbar berharap MTQ 2020 ini, Sumbar mampu menjadi panitia yang sukses. Yakni sukses sebagai penyelenggara, sukses prestasi dan sukses untuk menangkal penularan Covid-19.

"Ini tantangan bagi kita semua. Jangan sampai tercipta klaster MTQ," ucap dia.

Seperti diketahui jumlah peserta yang telah mendaftar untuk MTQ 2020 sekitar 1.969 orang dari 33 provinsi di Indonesia. Satu-satunya provinsi yang tidak mengirimkan kafilah adalah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA