Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

10 Teratas Angkatan Laut Terkuat Dunia, Negara Muslim Nihil

Ahad 18 Oct 2020 09:57 WIB

Rep: Slamet Ginting/ Red: Nashih Nashrullah

Tak ada negara Muslim dalam daftar 10 teratas angkatan luat terkuat dunia. Tiga kapal induk Amerika Serikat  (ilustrasi)

Tak ada negara Muslim dalam daftar 10 teratas angkatan luat terkuat dunia. Tiga kapal induk Amerika Serikat (ilustrasi)

Foto: South Korea Defense Ministry via AP
Tak ada negara Muslim dalam daftar 10 teratas angkatan luat terkuat dunia.

REPUBLIKA.CO.ID,  Matra laut menjadi kekuatan penting militer sebuah negara. Sebagian besar negara di dunia membutuhkan armada yang kuat untuk menjaganya. Sejak masa lalu, Angkatan Laut menjadi salah satu simbol kekuatan sebuah negara. Military Today mencatat, 10 negara di dunia memiliki angkatan laut terkuat di dunia. Sayangnya 10 teratas negara tersebut, tak ada satupun dari negara Muslim. 

Angkatan Laut Amerika Serikat, tetap berada di urutan pertama. Angkatan Laut Amerika mengoperasikan 11 kapal induk besar yang digunakan memproyeksikan kekuatan, termasuk satu kapal induk kelas Ford dan 10 kelas Nimitz dan Improved Nimitz. Masing-masing kapal induk ini memiliki 70-80 pesawat. Ini adalah kekuatan yang lebih besar dan lebih kuat daripada angkatan udara banyak negara.  

Kapal induk dikerahkan dalam kelompok-kelompok tempur kapal induk bersama sejumlah kapal perang yang mengawal dan kapal selam. Kapal pengawal tersebut memberikan perlindungan bagi kapal induk dari ancaman udara, rudal, serta ancaman laut dan bawah laut. Pengawalan ini juga menyediakan kemampuan serangan tambahan. 

Angkatan Laut AS memiliki kemampuan serangan amfibi yang signifikan. Mereka mengoperasikan 8-9 kapal serang amfibi Kelas Amerika dan kelas Wasp. Masingmasing kapal membawa sekitar 1.700-2.000 marinir serta kendaraan lapis baja ke daratan. Kapal juga membawa helikopter dan hovercraft, bahkan pesawat tempur.  

Urutan selanjutnya adalah Angkatan Laut Rusia. Setelah jatuhnya Uni Soviet, Angkatan Laut Rusia mewarisi sebagian besar armada Angkatan Laut Soviet. Sejak awal 1990-an, dengan berakhirnya Perang Dingin dan masalah pendanaan konstan, armada Rusia telah berkurang secara signifikan. 

Angkatan Laut Rusia mengoperasikan satu kapal induk Admiral Kuznetsov. Kapal ini tidak semampu kelas Nimitz AS dalam banyak hal, termasuk membawa lebih sedikit pesawat. Meski begitu, kapal induk Rusia tetap kapal yang tangguh dan menakutkan. Angkatan Laut Rusia berinvestasi dalam kapal selam rudal balistik kelas Borei yang baru. Kapal-kapal ini mampu membawa rudal antarbenua berujung nuklir. Ada beberapa kapal rudal balistik kelas Delta IV yang juga merupakan ancaman signifikan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA