Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Siswa Malaysia Buat Modul Digital Mudahkan Baca Huruf Arab

Ahad 18 Oct 2020 08:45 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Hafil

Siswa Malaysia Buat Modul Digital Mudahkan Baca Huruf Arab. Foto: Ilustrasi Huruf Hijaiyah, Huruf Arab

Siswa Malaysia Buat Modul Digital Mudahkan Baca Huruf Arab. Foto: Ilustrasi Huruf Hijaiyah, Huruf Arab

Foto: Republika/Prayogi
Modul digital baca huruf Arab dibuat siswa Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Tiga siswa Sekolah Kebangsaan Puchong Indah, Selangor berhasil mengembangkan modul digital untuk memudahkan menguasai membaca dasar dalam bahasa Arab dan Alquran.

Teknik yang disebut 'Bunga Semun' ini merupakan modul bacaan huruf 'hijaiyyah' (huruf arab ) dengan guratan menggunakan emoji dan huruf berwarna, tersedia dalam bentuk digital interaktif mulai dari buku digital, gamification, aplikasi hingga Augmented Reality dan BBM(baca cepat) kalender.

Hareez Azfar Norazlan, Nurulhusna Humairah Muhd ​​Nuzulhusni dan Nor Afiqah Syuhada Mohd Tamizi yang ketiganya berusia 11 tahun, membutuhkan waktu dua bulan untuk mengembangkan inovasi dengan bantuan gurunya Norazman Ahmat Syafri (26 tahun)

Dilansir di Bernama, Sabtu (17/10) inovasi tersebut memungkinkan mereka mengantongi medali emas dalam kompetisi Arabic International Innovation Teaching & Learning 2020 (AiiTeL2020) yang diadakan secara online pada 7 Oktober.

Norazman mengatakan modul bertajuk 'Fun Face (Bunga Semun) Meningkatkan Keterampilan Membaca Huruf Hijaiyyah dengan guratan dikembangkan untuk memastikan siswa dapat menguasai keterampilan tersebut, yang pada gilirannya menarik minat mereka untuk belajar bahasa Arab.

“Kami sudah melakukan studi dan dari hasil pre dan post test modul tersebut sangat efektif dan berkualitas untuk kegiatan belajar mengajar,"ujar Norazman.

Modul ini ramah pengguna dan mendorong pembelajaran mandiri. Itu juga menekankan pada pengucapan yang jelas termasuk untuk non-Muslim dan siswa difabel.

Norazman berharap keberhasilan mereka menjadi motivasi bagi siswa dan guru lainnya.

“Kompetisi ini membuktikan bahwa meskipun kami dihadapkan pada pandemi COVID-19, kami masih memiliki peluang besar untuk berinovasi dan memberikan tambahan pada keunggulan mahasiswa, menemukan kemampuan halus mereka dan memberi mereka pengalaman baru,” tutur dia.

AiiTeL2020 adalah inisiatif dari Universiti Pendidikan Sultan Idris melalui Program Pusat Bahasa dan Studi Umum Bahasa Arab bekerja sama dengan Divisi Pendidikan Islam Kementerian Pendidikan yang bertujuan untuk mempraktikkan norma-norma baru dalam pengajaran bahasa Arab.

Sumber:

https://www.bernama.com/en/general/news.php?id=1891013

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA