Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Pandemi Guncang Kesehatan Mental Marilyn Manson

Ahad 18 Oct 2020 06:23 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Gita Amanda

(Foto: Marilyn Manson)

(Foto: Marilyn Manson)

Foto: Wikimedia
Manson yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di panggung harus bertahan di rumah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental para musisi termasuk rocker asal Amerika Serikat (AS) Marilyn Manson. Pemilik nama lahir Brian Hugh Warner itu mengungkap pandemi Covid-19 telah menghancurkan kesehatan mentalnya.

Manson yang terbiasa menghabiskan waktunya di atas panggung selama bertahun-tahun harus berjuang keras bertahan di rumah untuk isolasi selama pandemi. Karena tidak terbiasa “terkurung” di rumah selama berbulan-bulan, ia mengaku takut menjadi gila karena tidak memiliki teman selain kucing peliharaannya.

“Selama 20 tahun terakhir, yang saya tahu hanyalah naik ke panggung dan bernyanyi. Saya tidak bisa melakukan itu lagi sekarang dan itu menghancurkan mental saya. Saat Anda berada di karantina, hidup Anda menjadi makrokosmos atau mikrokosmos,” kata Manson saat diwawancara oleh Classic Rock Magazine.

"Anda akan bingung, tidak tahu kenyataan yang terjadi selain yang ada di sekitarmu. Dan itu bisa membuatmu gila," tambah dia seperti dilansir Music News, Ahad (18/10).

Vokalis band cadas Marilyn Manson itu sepakat bahwa pandemi adalah masalah yang sangat serius bagi dunia. Namun di sisi lain menurut dia, tak ada yang lebih buruk dibanding gambaran kiamat yang ada dibenaknya.

“Manusia menjadi sakit dan sekarat, dengan cara yang tidak terkendali dan tidak dapat dikendalikan, itu bukanlah sesuatu yang menurut saya harus dianggap enteng. Tapi kita belum pernah mengalami sesuatu yang begitu buruk. Mimpiku tentang kiamat akan jauh lebih menarik dan berwarna," kata dia.

Dalam wawancara itu, ia juga sempat menceritakan bagaimana pengalaman masa kecilnya yang penuh kepahitan. Sejak kecil, ia mengaku sering dianggap sebagai malapetaka dan sumber masalah.

“Berat untuk mengatakan apakah (orang Kristen) membuat saya kesulitan sekarang, karena saya tidak berpikir gereja terbuka. Gereja tidak terbuka. Sekolah tidak terbuka. Sehingga mengesampingkan banyak masalah,” kata dia.

Marilyn Manson adalah seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman dan mantan jurnalis musik Amerika. Dia dikenal karena kepribadian panggung dan citra kontroversialnya sebagai vokalis utama dari band dengan nama yang sama, yang didirikan bersama dengan gitaris Daisy Berkowitz pada tahun 1989.

Manson terkenal karena musik yang dirilis pada 1990-an, terutama album Portrait of an American Family (1994), Antichrist Superstar (1996) dan Mechanical Animals (1998) yang membuatnya mendapatkan reputasi di media arus utama sebagai tokoh kontroversial.

Nama Marilyn Manson lahir dari penggabungan dua nama ikon budaya pop Amerika yang berlawanan yakni Marilyn Monroe dan Charles Manson. Monroe, seorang aktris, adalah salah satu simbol perempuan cantik paling populer di tahun 1950-an. Sementara Manson, seorang pemimpin sekte, juga bertanggung jawab atas pembunuhan aktris Sharon Tate.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA