Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Para Petani Diimbau Percepat Tanam Padi

Sabtu 17 Oct 2020 19:25 WIB

Red: Hiru Muhammad

Lima puluh hektare area persawahan di Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, berhasil dipanen Dinas Pangan dan pertanian setempat bersama Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Desa Warung Jeruk Kecamatan Tegalwaru baru-baru ini.

Lima puluh hektare area persawahan di Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, berhasil dipanen Dinas Pangan dan pertanian setempat bersama Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Desa Warung Jeruk Kecamatan Tegalwaru baru-baru ini.

Foto: kementan
Percepatan tanam komitmen bersama menjaga ketahanan pangan saat pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA--Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengimbau para petani melakukan percepatan tanam atau menanam padi lebih awal untuk meningkatkan produksi.

"Sejak awal Oktober, hujan sudah sering turun di wilayah Purwakarta. Jadi kami mendorong agar para petani menanam padi lebih awal," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta Agus Rachlan Suherlandi Purwakarta, Jumat (17/10). Memasuki musim tanam Oktober 2020 hingga Maret 2021, tambahnya, saat ini para petani bisa mempersiapkan kegiatan olah tanah dan tanam.

Ia mencontohkan, para petani di Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan beberapa waktu lalu telah melakukan penanaman padi. Jadi pada awal Oktober ini sudah bisa dilakukan penanaman padi. Menurut dia, percepatan tanam padi ini merupakan komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas dan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Agus menyampaikan, musim tanam Oktober-Maret 2021 pihaknya menargetkan mampu menanam padi di atas lahan seluas 21.381 hektare. "Berdasarkan perhitungan data produksi tahun sebelumnya, diperkirakan musim tanam Oktober-Maret 2021 dapat memproduksi sekitar 71.813 ton beras," kata dia.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA