Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Koeman Tersindir Ucapan Griezmann

Sabtu 17 Oct 2020 18:37 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Barcelona Ronald Koeman

Pelatih Barcelona Ronald Koeman

Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
Koeman menyatakan keputusan menentukan posisi Griezmann demi kebaikan tim.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tampaknya tersindir oleh pernyataan Antoine Griezmann yang menyebut pelatih Prancis, Didier Deschamps, tahu posisi mana yang terbaik buat dirinya. Deschamps menempatkan Griezman di posisi sentral di belakang Kylian Mbappe dan Anthony Martial sehingga di timnas lebih produktif.

Hal tersebut membuat hubungan Griezmann dengan Koeman sedikit bermasalah. Koeman pun tak segan untuk mengatakan di hadapan publik jika memang apa ada masalah.

Koeman mengirim pesan kepada Griezmann pada konferensi pers sebelum laga melawan Getafe dalam lanjutan La Liga Spanyol, Ahad (18/10) dini hari WIB.

photo
Antoine Griezmann - (EPA-EFE/Rafael Marchante)

Koeman menyatakan keputusan dalam menentukan posisi Griezmann adalah demi kebaikan tim dan sekarang Griezman perlu ditempatkan di sayap kanan. Pelatih, lanjut dia, memiliki tanggung jawab kepada tim dan pemain harus memberikan performa maksimal.

"Saya memutuskan apa yang terbaik untuk tim. Setiap orang berhak untuk mengatakan sesuatu. Kami tahu ini bisa terjadi. Kami telah membahas posisi dan penampilannya dan ya saya pikir lebih baik baginya untuk berada di sayap kanan,” kata Koeman dikutip dari Marca, Sabtu (17/10).

Di satu sisi pertandingan melawan Getafe merupakan kesempatan bagi Griezmann untuk bersinar sekaligus menjawab kritik dari pelatihnya walaupun hal tersebut bukan berarti keduanya berselisih. Bahkan kondisi Griezmann saat ini dinilai bukan hanya karena Koeman tapi ia sudah tak nyaman sejak tiba di Camp Nou pada musim panas 2019.

Pelatih Barcelona sebelumnya, Ernesto Valverde, merupakan pelatih yang membuat posisi Griezmann berubah dari semestinya saat di Atletico Madrid. Akibatnya, ia pun tak memberikan pengaruh besar kepada tim. Sedangkan pengganti Valverde, Quique Setien, mencoba menjadikan Griezmann sebagai titik sentral namun hanya berlangsung dalam beberapa pertandingan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA