Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Azerbaijan: 12 Warga Tewas dalam Serangan Armenia di Ganja

Sabtu 17 Oct 2020 13:00 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

 Sebuah foto selebaran yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengklaim menunjukkan rumah-rumah yang diduga rusak akibat dugaan penembakan baru-baru ini di Ganja, Azerbaijan, 11 Oktober 2020.

Sebuah foto selebaran yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengklaim menunjukkan rumah-rumah yang diduga rusak akibat dugaan penembakan baru-baru ini di Ganja, Azerbaijan, 11 Oktober 2020.

Foto: EPA-EFE/AZERBAIJAN FOREIGN MINISTRY PRESS
Dua peluru besar menghantam gedung apartemen di kota kedua terbesar Azerbaijan.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Azerbaijan mengatakan, sebanyak 12 warga sipil tewas dalam serangan Armenia di Kota Ganja, Sabtu (17/10). Serangan tersebut juga melukai puluhan orang lainnya.

Kantor Kejaksaan Agung Azerbaijan mengatakan dua peluru besar menghantam gedung apartemen di kota kedua terbesar di negara itu. Belum ada tanggapan resmi dari Armenia mengenai hal ini.

Media Turki, TRT World melaporkan sebuah misil menghantam pemukiman padat penduduk di pusat kota Ganja. Sekitar 60 kilometer dari medan pertempuran di Nagorno-Karabakh. Banyak warga yang tewas tertimpa reruntuhan gedung yang hancur karena tembakan.

Seorang staf kantor kepresidenan Azerbaijan, Hikmet Hajiyev mencicit di Twitter, setidaknya sudah 20 gedung hancur oleh serangan rudal Armenia.

Satu rudal Armenia jatuh di dekat sekolah di kota Ganja. Rudal lainnya mengincar gedung perumahan yang kini benar-benar hancur. Tim search and rescue terus melakukan pencarian bila ada yang masih tertimbun reruntuhan. "Warga terus menyelamatkan orang dari reruntuhan bersama layanan unit darurat," kata Hajiyev.  

Sementara Kantor Kejaksaan Azerbaijan mengatakan pasukan bersenjata Armenia mengincar pembangkit listrik tenaga air di Mingachevir. Tapi serangan tersebut berhasil diadang dan dihancurkan oleh pertahanan Angkatan Udara Azerbaijan.

Turki mengencam keras serangan di Ganja dan Mingachevir. Juru bicara kantor kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengutuk serangan tanpa pandang bulu Armenia ke pemukiman warga Azerbaijan.

"Armenia terus melakukan kejahatan perang bahkan saat gencatan senjata, seperti di Khojali, yang membunuh perempuan, anak-anak, orang lanjut usia dan warga sipil tanpa pandang bulu, Armenia akan membayar mahal pembunuhan dan aksi melanggar hukum ini, Turki bersama Azerbaijan hingga akhir," cicit Kalin di Twitter.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA