Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Jawaban Mengejutkan Perusahaan Jerman Tolak Pelamar Muslim

Sabtu 17 Oct 2020 12:15 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Jawaban Mengejutkan Perusahaan Jerman Tolak Pelamar Muslim. Muslim Jerman (ilustrasi)

Jawaban Mengejutkan Perusahaan Jerman Tolak Pelamar Muslim. Muslim Jerman (ilustrasi)

Foto: weaselzippers.us
Perusahaan mengatakan pekerjaan konstruksi tidak cocok untuk Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLKWITZ -- Sebuah perusahaan konstruksi di Jerman menulis surat yang mengejutkan atas penolakannya menerima pelamar kerja Muslim. Dalam surat tersebut, perusahaan tidak dapat menerima pelamar kerja hanya karena yang bersangkutan beragama Islam.

Seorang pelamar kerja beragama Islam mengajukan magang di sebuah perusahaan konstruksi di area Spree-Neiße. Ia pun mengunggah surat penolakannya di Twitter.

“Dalam pandangan saya, Islam tidak cocok dengan konstitusi Jerman,” tulis CEO Asphalt Straßenbau Gesellschaft mbH, Frank Pilzecker, di Kolkwitz-Krieschow, dilansir di Berliner Zeitung, Rabu (14/10).

Baca Juga

Menurut pengalaman Pilzecker, ini adalah sistem sosial yang tidak ia inginkan untuk dirinya atau lingkungannya. Di bagian lain surat itu, Pilzecker menulis terdapat calon yang lebih cocok untuk posisi itu. Pada 2019, perusahaan itu dianugerahi hadiah Konsensus Pelatihan Brandenburg (Brandenburgischer Ausbildungskonsens).

Mengonfirmasi hadirnya surat itu, lembaga penyiaran Rundfunk Berlin-Brandenburg (RBB) mempertanyakan kepada Pilzecker yang tidak membantah pernyataannya di Twitter tersebut. "Saya tidak dapat mempekerjakan Muslim untuk magang karena itu hanya akan menimbulkan masalah," katanya.

Dia mengklaim pekerjaan pembangunan jalan menuntut kerja fisik, dan oleh karena itu menurut pengalamannya tidak cocok dengan puasa saat Ramadhan sebagaimana yang dijalankan umat Muslim. Menurutnya, kehidupan sosial perusahaan juga akan terancam oleh kehadiran seorang rekan Muslim yang taat. Pilzecker melanjutkan jika seorang Jerman memakan sosis (yang mengandung babi), maka seorang Muslim akan pergi ke ruangan lain.

“Kami telah memutuskan tidak ingin ada situasi seperti itu," ujarnya.

https://www.berliner-zeitung.de/en/construction-firm-rejects-muslim-applicant-with-shocking-letter-li.112042

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA