Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Tips Membuat Pizza Sehat di Rumah

Sabtu 17 Oct 2020 08:01 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Pizza bisa tetap disantap tanpa merusak pola makan hidup sehat yang dijalani (Foto: ilustrasi pizza)

Pizza bisa tetap disantap tanpa merusak pola makan hidup sehat yang dijalani (Foto: ilustrasi pizza)

Foto: Pixabay
Pizza bisa tetap disantap tanpa merusak pola makan hidup sehat yang dijalani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Enggan makan pizza karena menganggapnya satu dari deretan junk food? Jika demikian, ada baiknya menjajal pembuatan pizza sendiri di rumah, dengan bahan-bahan sehat yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Sebenarnya, tidak semua pizza begitu saja dicap sebagai makanan tidak sehat. Seseorang bisa tetap menyantap pizza tanpa merusak pengaturan pola makan yang sedang dijalani, asal memilih bahan makanan yang tepat dan bernutrisi.

Pertama, memperhatikan saus yang digunakan untuk pizza. Asalkan tidak berlebihan, memakai saus tomat adalah hal tepat karena sehat, sarat dengan likopen (karotenoid dengan sifat antioksidan), dan vitamin C.

Daripada menggunakan saus kemasan, buat saja saus tomat sendiri dengan kombinasi kemangi segar, bawang putih, dan minyak zaitun. Saus pesto, saus cocol hummus, saus salsa, dan saus kacang juga merupakan ide saus sehat lainnya.

Selanjutnya, mencermati taburan alias topping pizza. Untuk menggantikan topping sosis penuh lemak, pilih sayuran segar yang kaya vitamin dan serat, seperti paprika, irisan tomat, brokoli, jamur, asparagus, terong, labu, bayam, dan arugula.

Kurangi daging yang mengandung banyak lemak jenuh dan gantikan dengan sumber protein lain yang lebih rendah lemak. Misalnya, potongan dada ayam atau telur goreng. Tidak mencampurkan daging sama sekali dan menggantinya dengan sayuran akan lebih sehat.

Berikutnya, pilih keju rendah lemak dan jangan terlalu banyak. Mozzarella tetap menjadi pilihan terbaik karena memuat kandungan lemak jenuh dan natrium yang lebih sedikit daripada jenis keju cheddar dan keju parut.

Opsi lain untuk taburan pizza yakni keju dari susu kambing, feta, dan ricotta yang lembut dengan kandungan lemak lebih rendah. Tekstur lembut ricotta yang dicampur dengan sedikit zaitun juga bisa dibuat saus lezat.

Adonan sangat penting untuk kesuksesan hasil akhir pizza. Jika ingin menyantap lebih sedikit kalori serta mendapat tambahan serat dan nutrisi, cobalah membuat adonan pizza dari tepung gandum alih-alih tepung terigu olahan.

Apabila mau sedikit bereksperimen, tambahkan kembang kol pada adonan. Tambahan ini menjadikan tekstur pizza sedikit berbeda, dengan rasa lebih enak dan tentunya bergizi, dikutip dari laman All Recipes, Sabtu (17/10).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA