Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Steve Bruce Waspadai Kebangkitan Manchester United

Jumat 16 Oct 2020 18:27 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

 Pelatih Newcastle United, Steve Bruce.

Pelatih Newcastle United, Steve Bruce.

Foto: EPA-EFE/STU FORSTER
Newcastle akan menjamu Mu di St James Park, Ahad (18/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Newcastle United Steve Bruce mewaspadai kebangkitan Manchester United (MU) setelah kekalahan memalukan 1-6 dari Tottenham Hotspur sebelum jeda internasional. Bruce memperingatkan para pemainnya akan amarah dan misi bangkit Setan Merah dalam laga kelima Liga Primer Inggris. Newcastle akan menjamu Mu di St James Park, Ahad (18/10).

"Saya selalu takut ketika mereka mendapatkan hasil yang buruk karena mereka biasanya langsung mengeluarkan semua amunisi," kata Bruce dalam konferensi pers jelang laga, dikutip dari Chronicle Live, Jumat (16/10).

Kendati demikian, ia memastikan the Toon Army siap untuk pertandingan tersebut dan akan menjamu Setan Merah dengan percaya diri. Bruce dan para pemainnya mengalahkan Manchester United 1-0 musim lalu melalui gol tunggal Matty Longstaff.

Baca Juga

"Kami harus siap untuk itu. Kami sangat percaya diri," katanya.

Namun, Longstaff diragukan tampil untuk laga akhir pekan nanti. Pemain muda itu sedang berjuang untuk sembuh dari cedera paha yang dideritanya. 

"Bisa dibilang pertandingan melawan Man United adalah puncaknya. Ketika Anda memasukkan seorang anak dan hasilnya bagus," kata dia.

Ole Gunnar Solskjaer akan berada di bawah tekanan pada pertandingan tersebut setelah kekalahan memalukan mereka melawan Tottenham. Bruce mengaku akan mewaspada serangan balik MU pada laga nanti. 

"Mereka memiliki beberapa pemain luar biasa di ujung atas lapangan. Namun, kami merasa dapat menghadirkan masalah untuk mereka," tegas mantan bek MU ini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA