Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

PLN Ambil Bagian Bangun Industri Baterai Dalam Negeri

Kamis 15 Oct 2020 18:56 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

Perusahaan Listrik Negara/PLN (ilustrasi). PLN akan terlibat dari hulu sampai hilir pengembangan industri baterai, meski memang porsi utama PLN adalah pengembangan di hilir.

Perusahaan Listrik Negara/PLN (ilustrasi). PLN akan terlibat dari hulu sampai hilir pengembangan industri baterai, meski memang porsi utama PLN adalah pengembangan di hilir.

Foto: Antara/Zabur Karuru
PLN akan terlibat dari hulu sampai hilir meski porsi utama di hilir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berencana untuk membangun industri baterai plat merah. Industri ini rencananya akan dimotori oleh BUMN MIND ID, Pertamina dan PLN.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menjelaskan PLN akan mengambil bagian dari rencana pembangunan pabrik ini. Ia mengatakan PLN akan terlibat dari hulu sampai hilir, meski memang porsi utama PLN adalah pengembangan di hilir.

"Kita bersama sama dengan Pertamina dan MIND ID akan merealisasikan hal ini. Ini kesempatan luar biasa dari pemerintah sehingga ini menjadi pengembangan. Multiplier effect bisa kemana mana. Kita dengan adanya ini, bisa menekan impor minyak dan menggairkan industri dalam negeri. Ini bisa menghemat devisa dan juga untuk meningkatkan komponen dalam negeri," ujar Bob, Kamis (15/10).

VP Coorporate Communication PLN, Arsya Ghani Akmala Putri merinci rencana pembentukan pabrik baterai plat merah ini akan terbagi menjadi tiga sektor. Sektor hulu akan dimotori oleh PT. Aneka Tambang, namun PLN akan ikut berpartisipasti dalam percursor bahan dasar. Sedangkan di midstream, Pertamina akan menjadi leading sektor untuk battery cell dan battery pack.

"Pertamina menjadi leader (mayoritas) di battery cell dan battery pack untuk kendaraan listrik dengan partisipasi minor dari PLN, sedangkan PLN akan menjadi leader (mayoritas) yang fokus dalam pengembangan energy storage system, ev charging station dan power quality," ujar Arsya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB