Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Unggahan Menghina di Media Sosial UEA Bisa Didenda Rp 2 M

Kamis 15 Oct 2020 09:00 WIB

Red: Ani Nursalikah

Unggahan Menghina di Media Sosial UEA Bisa Didenda Rp 2 M.

Unggahan Menghina di Media Sosial UEA Bisa Didenda Rp 2 M.

Foto: www.freepik.com
Kasus pelanggaran di media sosial UEA meningkat signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Warga Uni Emirat Arab (UEA) yang memposting komentar menghina dan memfitnah di media sosial menghadapi hukuman penjara dan denda hingga 500 ribu dirham atau sekitar Rp 2 miliar. Jaksa penuntut UEA memperingatkan, hukuman juga berlaku bagi mereka yang mengirimkan pesan semacam itu ke sesama pengguna media sosial.

Penuntut Umum Federal mengatakan: "Undang-undang menjatuhkan hukuman penjara dan/atau denda antara 250 ribu dirham hingga 500 ribu dirham pada siapa pun yang memposting komentar yang menghina secara online atau mengirim pesan fitnah dan memfitnah kepada orang lain melalui internet.

Baca Juga

"Pasal 20 Undang-Undang Federal Nomor 5 Tahun 2020 tentang pemberantasan kejahatan dunia maya menetapkan seseorang dapat dikenakan hukuman jika dia melakukan kejahatan dengan menggunakan Internet atau segala bentuk teknologi informasi," ujar jaksa penuntut umum, dilansir di Khaleej Times, Rabu (14/10).

Jaksa penuntut umum di Abu Dhabi tahun lalu melaporkan, jumlah orang yang dituntut atas tuduhan penyalahgunaan media sosial meningkat secara signifikan. Pejabat merilis angka yang menunjukkan mereka menangani 512 kasus pelanggaran media sosial pada 2019, dibandingkan dengan 357 pada 2018. Sekitar 392 kasus serupa terdaftar pada 2017.

Pelecehan online; pemerasan, ancaman dan pemerasan; menerbitkan dan menyebarkan informasi palsu; melanggar privasi orang lain; memposting dan menyebarkan komentar yang menghina dan menghina; memposting iklan dan rumor palsu; bersumpah, memfitnah dan menghasut orang lain untuk melakukan kejahatan; dan penipuan termasuk di antara pelanggaran utama.

Amer Al Ameri, jaksa penuntut umum Abu Dhabi telah menjelaskan, penyalahgunaan media sosial adalah ekspresi atau tindakan yang disengaja dari seseorang atau entitas yang dianggap menghina atau merugikan kehormatan atau martabat orang atau entitas apa pun. Ini juga melakukan secara online tindakan apa pun yang dapat dihukum, seperti memposting gambar tanpa izin dan penggunaan teknologi apa pun yang melanggar privasi orang lain.

https://www.khaleejtimes.com/news/crime-and-courts/up-to-dh500000-fine-in-uae-for-insulting-posts-on-social-media

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA