Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Menteri Olahraga Italia Tunggu Keputusan Bijak Kasus Napoli

Rabu 14 Oct 2020 19:33 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora.

Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora.

Foto: EPA-EFE/CLAUDIO ONORATI
Napoli tak datang ke markas Juventus karena dilarang dari otoritas kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Keputusan perihal batalnya pertandingan Juventus versus Napoli beberapa waktu lalu kini mendapat perhatian khusus dari Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora. Dalam komentarnya, Spadafora berharap pihak otoritas Serie A Liga Italia dapat mengambil keputusan yang bijak terkait batalnya pertandingan kedua tim itu di Stadion Allianz, Turin.

"Saya mengharapkan keputusan bijak. Apakah keputusan ini akan mempengaruhi aturan? Tidak diragukan lagi, nyatanya, saya juga menunggu hasil ini," jelas Spadafora dikutip Football Italia, Rabu (14/10).

Baca Juga

Juventus menjamu Napoli pada pekan ketiga Serie A Italia 2020/2021. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Allianz, Turin pada 5 Oktober WIB.

Namun jelang peluit kick off berbunyi kubu tim tamu tak kunjung datang ke markas Juve. Keputusan pasukan Gennaro Gattuso untuk menolak terbang ke utara Italia lantaran mendapat perintah dari otoritas kesehatan di Campagnia, wilayah Kota Napoli berada.

Otoritas kesehatan setempat (ASL) meminta skuat I Partenopei untuk tidak pergi kemana pun meninggalkan Kota Napoli. Sebab setelah melawat ke markas Genoa, para penggawa Napoli diduga terinfeksi Covid-19. Patra pemain Genoa sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Alih-alih berempati dengan larangan otoritas kesehatan Campagnia, kubu Juventus meminta operator kompetisi memberikan kemenangan WO 3-0 kepada mereka lantaran lawan tak datang.

Apabila pertandingan Juve kontra Napoli nantinya dinyatakan ditunda, akan muncul sejumlah reaksi yang sama dari klub lain mengingat mereka mengalami kerugian secara teknis, dengan ketidaktersedian pemain karena terjangkit Covid-19.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA