Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

BRI Syariah Komitmen Tak Abaikan UMKM

Rabu 14 Oct 2020 14:20 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha

Para seniman di bengkel kerja Gallery Duta Crafftindo, di lingkungan Dusun Cemanggah Kidul, RT 04/RW 04 Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. BRI Syariah pastikan bank syariah hasil merger tidak akan mengabaikan segmen UMKM.

Para seniman di bengkel kerja Gallery Duta Crafftindo, di lingkungan Dusun Cemanggah Kidul, RT 04/RW 04 Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. BRI Syariah pastikan bank syariah hasil merger tidak akan mengabaikan segmen UMKM.

Foto: Republika/bowo pribadi
UMKM merupakan salah satu fokus bisnis prioritas BRI Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BRI Syariah pastikan bank syariah hasil merger tidak akan mengabaikan segmen UMKM. Direktur PT Bank BRI Syariah Tbk, Ngatari mengatakan bank tidak akan mengabaikan salah satu pihak.

"Dengan adanya merger bank syariah anak BUMN tidak akan ada pengabaian nasabah dari segmen tertentu, karena fokus kami adalah untuk melayani masyarakat Indonesia sebaik mungkin," katanya pada Republika.co.id, Rabu (14/10).

Selama ini UMKM merupakan salah satu fokus bisnis prioritas BRI Syariah. Setelah merger, UMKM juga disampaikan akan tetap menjadi fokus bisnis, selain wholesale, consumer, dan retail lainnya.

Baca Juga

Sebelumnya, Ketua Tim Project Management Office dan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Hery Gunardi menyampaikan ketiga bank syariah yang akan digabung punya portofolio yang baik dalam segmen retail. Dengan merger, maka skala usahanya bisa lebih luas lagi.

"Kita belajar di domestik Mandiri Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah ini produk-produk retail konsumer sudah membaik, tapi di sisi wholesale masih ketinggalan, padahal potensinya besar sekali," katanya.

Dengan membesarnya kapasitas bank merger, maka skala bisnis juga bisa lebih luas. Seperti dalam memfasilitasi pasar sukuk global di Timur Tengah. Potensi ini bisa diraih sekaligus dengan mempertahankan fokus bisnis yang sebelumnya sudah ada.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA