Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Wawali Yogyakarta: Bioskop Tempat Sangat Rawan Covid-19

Selasa 13 Oct 2020 16:34 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pengunjung berada di studio bioskop. Ilustrasi

Pengunjung berada di studio bioskop. Ilustrasi

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Jika tanpa protokol kesehatan maksimal, dinilai akan susah melindungi penonton.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, bioskop memiliki potensi terjadinya penyebaran Covid-19. Sehingga, pembukaan bioskop di tengah pandemi saat ini sangat berisiko.

"Bioskop adalah tempat yang sangat rawan. Sebab ruangannya kecil, tapi orangnya banyak. Jika tidak dengan protokol kesehatan maksimal, akan susah melindungi warga," kata Heroe kepada wartawan dalam pesan tertulisnya, Selasa (13/10).

Walaupun begitu, Heroe menyebut Pemkot Yogyakarta tidak pernah menutup bioskop. Namun, pihaknya meminta agar membatasi kapasitas setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Istilahnya kita bukan mengizinkan atau tidak menginginkan, Pemkot kan tidak pernah menutup bioskop. Kalau Jakarta, mereka menutup bioskop. Kita kan hanya meminta pengumpulan kerumunan dibatasi jumlahnya karena bioskop yang sangat rawan," ujarnya.

Untuk itu, setiap kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan, diminta untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan maksimal. Hal ini dilakukan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas di Kota Yogyakarta.

Terlebih, hingga saat ini kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah. "Utamakan keselamatan warga secara maksimal, buat prokes (protokol kesehatan) secara maksimal. Sebab kita juga tidak pernah menutup bioskop. Tanpa prokes maksimal, untuk melindungi warga akan sulit. Bayangkan Jakarta hanya 25 persen kapasitasnya (bioskop)," jelasnya.

Di Indonesia sendiri sudah ada yang mulai membuka aktivitas bioskop, salah satunya Bandung. "(Berapa bioskop yang sudah beroperasi di Kota Yogyakarta) Belum tahu," kata Heroe.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA