Senin 12 Oct 2020 23:55 WIB

99 Warga Padang Terjaring Razia Masker

Razia dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir (kanan) memasangkan masker kepada seorang warga yang sudah menjalani sanksi sosial menyapu jalan karena tidak menggunakan masker di Jalan Bundo Kanduang, Padang, Sumatera Barat, Senin (21/9/2020). Pemkot Padang mulai menerapkan aturan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berupa sanksi sosial, denda dan kurungan penjara bagi warga yang tidak mematuhi protokol pencegahan COVID-19 di antaranya wajib menggunakan masker saat di luar rumah.
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Kapolresta Padang AKBP Imran Amir (kanan) memasangkan masker kepada seorang warga yang sudah menjalani sanksi sosial menyapu jalan karena tidak menggunakan masker di Jalan Bundo Kanduang, Padang, Sumatera Barat, Senin (21/9/2020). Pemkot Padang mulai menerapkan aturan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berupa sanksi sosial, denda dan kurungan penjara bagi warga yang tidak mematuhi protokol pencegahan COVID-19 di antaranya wajib menggunakan masker saat di luar rumah.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG  -- Sebanyak 99 orang terjaring razia penggunaan masker yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Padang, Sumatra Barat. Razia ini dalam rangka penegakan Peraturan Daerah tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Penindakan pelanggaran sudah mulai dilakukan dari Sabtu (10/10), hingga saat ini total 99 orang sudah terjaring karena tidak mengenakkan masker," kata Kepala Satpol-PP Padang, Alfiadi di Padang, Senin.

Baca Juga

Ia merinci jumlah tersebut terjaring pada Sabtu sebanyak 84 orang, dan pada Senin sebanyak 15 orang. "Jumlah ini masih bisa bertambah karena tim gabungan masih menggelar razia hingga Senin sore," katanya.

Ia mengatakan dari 84 orang yang melanggar pada Sabtu sebanyak 77 orang dikenakan sanksi sosial, dan 7 orang dikenakan saksi administrasi.

Mereka ditindak dari razia yang digelar di kawasan Pasar Raya Padang dan kawasan Pantai Padang. Sedangkan 15 orang terjaring di Pasar Lubuk Buaya, dan kawasan GOR H Agus Salim, semuanya dikenakan sanksi sosial. "Penindakan menggunakan sistem razia dengan menyasar pada lokasi-lokasi keramaian," katanya.

Para pelanggar yang pertama terjaring dikenakan sanksi sosial atau administrasi dan diambil datanya. Jika pelanggar yang sama masih terjaring akan dilanjutkan ke persidangan untuk diproses sanksi kurungan.

Razia tersebut digelar oleh Satpol-PP Padang dan didukung unsur Polri, TNI, Kejaksaan, dan Satpol-PP provinsi. Satpol-PP juga tetap mengimbau masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan atas kesadaran diri masing-masing, bukan semata takut sanksi.

Pada bagian lain, Polresta Padang telah menyiapkan sel khusus bagi pelanggar Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 yang memuat sanksi kurungan.

Menurut Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, sel khsus tersebut memiliki kapasitas tampung 60 orang lebih

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement