Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Serikat Buruh Gelar Aksi Tolak RUU Cipta Kerja Hari Ini

Senin 12 Oct 2020 08:16 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Andi Nur Aminah

KSBSI rencana akan menggelar aksi demonstrasi hari ini. Foto, pengunjuk rasa yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja berdemonstrasi di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (ilustrasi)

KSBSI rencana akan menggelar aksi demonstrasi hari ini. Foto, pengunjuk rasa yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja berdemonstrasi di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (ilustrasi)

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Aksi unjuk rasa akan digelar pukul 10.00-17.00 WIB di sekitaran Patung Kuda Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dan 10 federasi afiliasi KSBSI akan menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja hari ini, Senin (12/10). Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengatakan, aksi unjuk rasa akan digelar pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB di sekitaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

"Hari ini kami aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja, dan meminta Pak Jokowi mengeluarkan perppu," kata Elly kepada Republika.co.id, Senin pagi.

Elly mengatakan, serikat buruh merasa dibohongi lantaran usulan serikat pekerja/serikat buruh dalam pertemuan Tim Tripartit ternyata tidak diakomodasi dalam UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan. Ia juga beranggapan, UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan dinilai mendegradasi hak-hak dasar buruh jika dibandingkan UU Nomor 13 Tahun 2003. 

Baca Juga

Selain itu, KSBSI dan 10 DPP Federasi Afiliasi KSBSI juga berencana akan melakukan judicial review (JR) UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Kalau ini tidak berhasil kita juga sudah mempersiapkan JR," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA