Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Ratusan Sekolah di Zona Merah Covid-19 Selangor Ditutup

Senin 12 Oct 2020 03:26 WIB

Red: Nur Aini

Seorang pengendara melintasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Jalan Tungku Ismail, Rabu (7/10/2020). Sekolah tersebut kembali menjalani proses belajar di rumah melalui platform daring mulai Rabu (7/10) sehubungan peningkatan kasus harian COVID-19 di Malaysia sebanyak 432 kasus yang menjadi kasus tertinggi semenjak pandemik.

Seorang pengendara melintasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Jalan Tungku Ismail, Rabu (7/10/2020). Sekolah tersebut kembali menjalani proses belajar di rumah melalui platform daring mulai Rabu (7/10) sehubungan peningkatan kasus harian COVID-19 di Malaysia sebanyak 432 kasus yang menjadi kasus tertinggi semenjak pandemik.

Foto: AGUS SETIAWAN/ANTARA
Sekolah di Selangor yang ditutup termasuk sekolah swasta

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) menyatakan sebanyak 298 sekolah yang berada dalam kawasan zona merah Covid-19 di Petaling, Negara Bagian Selangor, diminta tutup selama dua minggu mulai besok, Senin (11/10).

KPM dalam pernyataan pers di Kuala Lumpur, Ahad (11/10), mengatakan sekolah yang ditutup termasuk sekolah swasta, sekolah rendah (SD) dan sekolah menengah (SMA) yang terdaftar di KPM.

"Sekolah yang mempunyai asrama termasuk sekolah kejuruan juga ditutup. Ibu dan bapak atau penjaga perlu mengambil pelajar yang tinggal di asrama tersebut untuk pulang," ujar pernyataan media tersebut.

Baca Juga

Pelajar yang menunggu untuk diambil ibu bapak atau murid yang ingin terus tetap berada di asrama sekolah dan sekolah kejuruan sepanjang tempo penutupan sekolah akan berada di bawah penjagaan penjaga asrama. Keperluan makan dan minum pelajar sepanjang tempo tersebut akan disediakan oleh pihak sekolah.

KPM juga menyatakan dalam tempo penutupan sekolah kepala sekolah akan memastikan guru-guru serta murid melaksanakan pengajaran dan pembelajaran di rumah mengikuti kesesuaian guru dan murid.

Sekolah yang terlibat dengan penutupan bisa menjadwalkan ujian persidangan Sertifikat Pelajaran Malaysia (SPM) ke tanggal yang ditentukan kelak. KPM senantiasa memantau situasi di seluruh negara serta bekerja sama erat dengan Majelis Keselamatan Negara (MKN) dan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA