Jumat 09 Oct 2020 17:55 WIB

Ratusan Pasien Covid-19 di Kepri Sembuh

Pasien yang sembuh dari Covid-19 paling banyak di Batam.

Ratusan Pasien Covid-19 di Kepri Sembuh. Ilustrasi Covid-19
Foto: Pixabay
Ratusan Pasien Covid-19 di Kepri Sembuh. Ilustrasi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat tambahan jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 317 orang sehingga total menjadi 1.878 orang.

Pjs Gubernur Kepri Bakhtiar mengatakan pasien yang sembuh dari Covid-19 pada 9 Oktober 2020 ini paling banyak di Batam, yakni 315 orang, sementara Bintan dan Karimun, masing-masing satu orang.

Baca Juga

Persentase pasien yang sembuh dari Covid-19 di Batam mencapai 88,52 persen, Tanjungpinang 92,10 persen, Bintan 93,19 persen, Karimun 79,59 persen dan Lingga 66,67 persen. Batam, Bintan dan Tanjungpinang ditetapkan sebagai zona oranye, sementara Karimun dan Lingga zona kuning.

"Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri sebanyak 207 orang, terdiri dari Batam 169 orang, Tanjungpinang 19 orang, Bintam 10 orang, dan Karimun sembilan orang," katanya, Jumat (9/10).

Bakhtiar menambahkan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 bertambah 29 orang sehingga total pasien Covid-19 sejak Maret 2020 hingga sekarang menjadi 2.462 orang. Pasien tersebut tersebar di Batam sebanyak 1.890 orang, Tanjungpinang 329 orang, Bintan 191 orang, Karimun orang, dan Lingga tiga orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 60 orang, terdiri dari Batam 48 orang, Tanjungpinang tujuh orang, Bintan tiga orang, Lingga satu orang dan Karimun satu orang. Ia mengajak seluruh masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah atau di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama. Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement