Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Pernyataan Provokatif Presiden Prancis Mendorong Islamofobia

Rabu 07 Oct 2020 00:10 WIB

Red: Christiyaningsih

Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis sangat jauh dari kebijakan rasional, ungkap jubir kepresidenan Turki - Anadolu Agency

Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis sangat jauh dari kebijakan rasional, ungkap jubir kepresidenan Turki - Anadolu Agency

Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis sangat jauh dari kebijakan rasional, ungkap jubir kepresidenan Turki - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Turki pada Senin menuding Presiden Prancis Emmanuel Macron telah "mendorong tindakan Islamofobia" dengan pernyataannya baru-baru ini yang mengklaim bahwa "Islam sedang dalam krisis".

"Klaim Presiden Macron bahwa 'Islam dalam krisis' adalah pernyataan yang berbahaya dan provokatif, mendorong Islamofobia dan hasutan anti-Muslim," ungkap juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter.

"Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis sangat jauh dari kebijakan rasional," ujar Kalin.

Baca Juga

Pada Jumat lalu, Macron mengumumkan rencana kontroversial melawan apa yang mereka klaim "separatisme Islam" di negara itu.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/turki-pernyataan-provokatif-presiden-prancis-mendorong-islamofobia/1996791
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA