Senin 05 Oct 2020 20:45 WIB

Garuda Indonesia Perluas Penerbangan Kargo ke Singapura

Layanan ini diharapkan membuat ekspor dari kawasan timur dapat semakin kompetitif.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Pekerja menurunkan muatan kargo dari pesawat Garuda Indonesia. Garuda memperluas layanan kargo ke Singapura.
Foto: Antara/Ampelsa
Pekerja menurunkan muatan kargo dari pesawat Garuda Indonesia. Garuda memperluas layanan kargo ke Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai nasional Garuda Indonesia melakukan perluasan penerbangan kargo yang dilayaninya. Kali ini, Garuda membuka penerbangan kargo rute Makassar-Singapura.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini Garuda kembali meluncurkan penerbangan khusus kargo rute penerbangan Makassar-Singapura. "Penerbangan khusus kargo Rute Makassar-Singapura ini mulai beroperasi pada Senin (5/10)," kata Irfan dalam pernyataan tertulisnya, Senin (5/10). 

Baca Juga

Dia menjelaskan, penerbangan kargo tersebut akan dilayani sebanyak satu kali dalam sepekan dengan armada regular Airbus A330-300. Pesawat tersebut memiliki daya angkut mencapai 40 ton di setiap penerbangannya.

"Penerbangan rute Makassar-Singapura ini berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 16.00 WITA dan tiba di Singapura pada pukul 18.40 waktu Singapura," kata Irfan. 

Irfan menuturkam, perluasan layanan penerbangan kargo merupakan bagian dari dukungan Garuda terhadap pengembangan aksesibilitas jaringan penerbangan kargo. Khususnya untuk komoditas ekspor unggulan di kawasan timur Indonesia. 

Dia menuturkan, melalui pengembangan jaringan penerbangan kargo dari hub penerbangan di wilayah timur Indonesia, diharapkan semakin memperkuat daya saing potensi komoditas ekspor nasional. Khususnya melalui aksesibilitas jalur penerbangan kargo langsung menuju Singapura sebagai salah satu negara pengimpor komoditas nasional terbesar di kawasan Asia Tenggara. 

Irfan menjelaskan, Makassar sebagai hub penerbangan di kawasan timur Indonesia memiliki letak yang strategis sebagai titik kumpul jaringan pengiriman komoditas kargo di Indonesia Timur. Hub penerbangan tersebut terhubung dengan penerbangan langsung ke sejumlah wilayah penghasil komoditas unggulan ekspor nasional seperti Ambon, Kendari, Sorong, hingga Manado. 

"Tentunya dengan optimalisasi jaringan penerbangan ini, kegiatan direct export dari kawasan timur Indonesia dapat semakin kompetitif dan menjanjikan di masa yang akan datang," ujar Irfan. 

Sebelumnya, Garuda juga sudah membuka layanan  penerbangangan khusus kargo dari Manado ke Narita, Jepang. Irfan memastikan untuk selanjutnya, Garuda akan terus mengembangkan aksesibilitas jaringan penerbangan khusus kargo ke berbagai negara potensial pengimpor komoditas maritim Indonesia seperti China, Hong Kong maupun berbagai destinasi rute domestik dan internasional lainnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement