Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Peach Gum Dessert Kian Diminati Selama Pandemi

Senin 05 Oct 2020 16:33 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

'Peach Gum Dessert' kian diminati karena kandungannya yang baik untuk kesehatan (Foto: ilustrasi kristal peach h=gum)

'Peach Gum Dessert' kian diminati karena kandungannya yang baik untuk kesehatan (Foto: ilustrasi kristal peach h=gum)

Foto: Wikimedia
'Peach Gum Dessert' kian diminati karena kandungannya yang baik untuk kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dessert atau menu pencuci mulut hampir menjadi favorit bagi sebagian orang. Biasanya, menu makanan penutup ini dikemas lebih segar, seperti aneka minuman es, kue-kue manis, hingga es krim.

Seiring perkembangan zaman, menu makanan penutup kini dibuat lebih berbeda. Penikmatnya tak hanya bisa menyantap makanan segar tetapi juga lebih sehat. Peach gum menjadi salah satu menu dessert yang segar dan juga menyehatkan.

Peach gum kian populer karena kandungannya sehat. Terlebih, bagi para perempuan, makanan pencuci mulut ini disebut memiliki manfaat sehat bagi kulit. Namun, apa sebenarnya peach gum dessert yang kini marak dijual?

"Peach gum ini dessert yang terbuat dari getah pohon persik, bentuknya seperti kristal kekuningan," ujar Ika Napitupulu, pemilik usaha 'Peachgum_Desserts' yang dijual melalui akun Instagram kepada republika.co.id, belum lama ini.

Ika mengatakan, peach gum terdiri dari beberapa jenis, yakni dalam bentuk yang masih kotor hingga bersih. Bahan baku yang berasal dari getah pohon persik membuatnya harus melalui proses pembersihan dengan direndam kurang lebih 12 jam.

Melalui gerai daring miliknya, Ika menyediakan peach gum dalam dua varian rasa, yakni original dan jeruk sokit. Namun, potensi pasar yang cukup menjanjikan membuat Ika akan mengembangkan peach gum dengan aneka rasa lainnya.

"Peach gum kita ready setiap hari, tidak perlu lakukan pre order," jelas Ika.

Berlokasi di Bintaro, Jakarta Selatan, peach gum milik Ika dijual dalam beberapa kemasan dan dibanderol mulai dari Rp 25.000. Di masa pandemi, sajian peach gum cukup banyak dicari karena dipercaya baik untuk kesehatan.

"Peach gum dipercaya tak hanya baik untuk kulit tetapi juga untuk sistem kekebalan tubuh," kata Ika.

Pemilik usaha dessert berbahan baku peach gum lainnya, Julia Veronica, mengatakan, sebagai produsen olahan peach gum miliknya mengutamakan kebersihan. Pemilik usaha 'Peach Gum Kitchen' di Instagram ini mengolah peach gum kering dengan merendamnya hingga 12, kemudian baru memasaknya.

Julia menegaskan, peach gum kering tidak mungkin ditemukan dalam kondisi 100 persen bersih. Pasalnya, peach gum adalah getah yang menempel sehingga masih memiliki kotoran yang menempel.

"Kalau dalam kondisi kering tidak mungkin peach gum dalam kondisi bersih," kata Julia.

Melalui gerainya, peach gum tidak hanya dijual dalam kemasan siap santap tetapi juga do it yourself (DIY) package dengan petunjuk mengolahnya. Sebab, membuat peach gum di rumah tidaklah rumit.

Di dapur peach gum miliknya, Julia mengemas produknya dalam tiga rasa, yakni original, creamy dan lemonade. Ia juga memasukkan 10 jenis bahan kaya nutrisi lainnya, di antaranya chia seed, goji berry, hingga honey rock sugar.

Peach Gum Kitchen menjual dessert dengan sistem pre order. Julia ingin memastikan produk yang sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi segar. Selama pandemi, pesanan peach gum cukup meningkat, khususnya bagi mereka yang peduli akan kesehatan.

Julia menegaskan, peach gum bukan makanan olahan yang bisa menangkal virus Covid-19. Namun, peach gum dengan topping pendamping lainnya mengandung vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Pokoknya hal yang berbau sehat dan vitamin C saat ini banyak dicari karena orang-orang semakin peduli dengan kesehatan," kata Julia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA