Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Lagi, Ekstremis Denmark Bakar Salinan Alquran

Senin 05 Oct 2020 15:53 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Lagi, Ekstremis Denmark Bakar Salinan Alquran. Ilustrasi Alquran.

Lagi, Ekstremis Denmark Bakar Salinan Alquran. Ilustrasi Alquran.

Foto: republika
Pembakaran Alquran dilakukan di kota yang dihuni imigran Turki dan Muslim di Denmark.

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN -- Ekstremis anti-Muslim Denmark, Partai Stram Kurs (Garis Keras) Denmark, kembali melakukan pembakaran terhadap salinan Alquran. Aksi pembakaran tersebut dilakukan di kota Fredericia yang sebagian besar dihuni oleh imigran Turki dan Muslim.

Menurut anggota Stram Kurs, aksi membakar beberapa salinan Alquran dilakukan dengan sengaja untuk mengirim pesan politik. Pesan tersebut adalah agama Islam dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Denmark. 

"Apa yang kami lakukan hari ini adalah kami mengatakan kebenaran tentang Islam, karena banyak orang di Denmark tidak tahu tentang apa Islam itu, jadi kami ingin menjelaskan tentang apa Islam itu dan nilai-nilai serta penilaian Islam sangat bertentangan dengan nilai-nilai Denmark," kata Paludan dilansir di Tasnim News Agency, Ahad (4/10).

Baca Juga

Partai sayap kanan, yang didirikan pada 2017, telah berulang kali melakukan aksi serupa di Denmark, serta di negara-negara tetangga Nordik. Protes terbaru dari partai tersebut dilakukan pada akhir Agustus lalu di Malmo Swedia.

Paludan telah dilarang memasuki Swedia selama dua tahun setelah dia mengumumkan acara pembakaran Alquran, namun para pendukungnya melanjutkan aksi tersebut tanpa pemimpin mereka. Aksi tersebut memicu reaksi kemarahan umat Muslim setempat yang marah, yang mengutuk aktivitas Stram Kurs.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan seorang pria ditahan oleh polisi setelah dia melanggar halaman tertutup yang disediakan untuk aksi provokatif. Para aktivis yang dipimpin ketua umum partai Rasmus Paludan muncul di Fredericia pada Jumat sore. Sementara protes pada awalnya diharapkan berlangsung di taman lokal, kelompok itu malah berdiri di halaman yang tertutup oleh supermarket lokal di bawah pengawasan beberapa petugas polisi.

https://www.tasnimnews.com/en/news/2020/10/04/2362538/danish-extremists-burn-copies-of-quran-in-muslim-populated-neighborhood

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA