Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Psikolog: Berpikiran Positif Tingkatkan Imunitas

Jumat 02 Oct 2020 17:58 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Masyarakat harus berpikiran terbuka kalau Covid-19 ini terjadi di semua negara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog Team Leader SAHABATKU Muhammad Chalid mengatakan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung berpikiran positif sangat penting karena bisa meningkatkan imunitas tubuh. Masyarakat harus berpikiran terbuka kalau Covid-19 ini terjadi di semua negara bukan di Indonesia saja.

"Saat ini berpikir positif itu penting. Jangan memikirkan hal yang tidak-tidak karena bisa menurunkan imunitas. Lakukan hal yang menyenangkan dan tanamkan pada pikiran kalau semua masalah itu ada jalan keluarnya," katanya dalam diskusi yang bertajuk "Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19" secara virtual, Jumat (2/10).

Kemudian, ia melanjutkan kalau pandemi Covid-19 ini pasti akan berakhir. Setiap orang  sebaiknya berpikir kalau obat dari virus ini sudah diciptakan dan pasti ada. Walaupun sudah enam bulan menjalani pandemi, kata dia, harusnya masyarakat sudah menyesuaikan diri dengan pandemi. Ia yakin setiap penyakit pasti ada obatnya.

"Memang si saat WFH atau sekolah lewat daring membuat waktunya jadi tidak teratur. Harusnya pagi-pagi mereka bisa berjemur terlebih dahulu menghirup udara segar. Banyak keluhan ke saya WFH ini buat jam kerja menjadi 13 jam sehari padahal normalnya 8 jam. Nah, ini harus dijaga jangan sampai stres dan menjadi beban," kata dia.

Ia menambahkan untuk pasien yang sudah terkena Covid-19 harus ada pendukung yang memotivasi hal yang optimis kalau bisa sembuh. Seperti, keluarga, teman dan sebagainya. Penyakit Covid-19 ini bukan aib lagi semua orang bisa terinfeksi.

Jangan sampai masyarakat memberikan komentar negatif untuk orang yang terkena Covid-19. Sebab, hal tersebut bisa menyakiti hari orang lain dan membuat harapan mereka sembuh menjadi pesimis. Terutama di media sosial harus berhati-hati untuk komentar dan menanggapi hal yang berkaitan dengan Covid-19.

Ia ingatkan kepada masyarakat kalau virus tersebut masih ada dan berkeliaran serta menular. Sehingga masyarakat harus tetap jalankan protokol kesehatan. Seperti, sehabis pulang kerja mandi dan ganti baju lebih terdahulu dan jangan lupa berjemur pada pagi hari.

"Awal pandemi Covid-19 masyarakat rajin berjemur pada pagi hari. Makin kesini makin diabaikan. Padahal, itu penting apalagi diselingi olahraga. Tidak hanya badan sehat, pikiran pun menjadi tenang dan positif," kata dia.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA