Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Tasikmalaya Isolasi Pasien Covid-19 dari Klaster Pesantren

Jumat 02 Oct 2020 00:35 WIB

Red: Ani Nursalikah

Tasikmalaya Isolasi Pasien Covid-19 dari Klaster Pesantren. Ilustrasi Pondok Pesantren

Tasikmalaya Isolasi Pasien Covid-19 dari Klaster Pesantren. Ilustrasi Pondok Pesantren

Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI
Klaster pesantren adalah terbesar yang ada di Kota Tasikmalaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat memberlakukan isolasi terhadap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Saat ini, kasusnya bertambah hingga mencapai 80 orang.

"Mereka saat ini masih isolasi mandiri karena belum dijemput, kita masih verifikasi ruangan yang tersedia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat kepada wartawan, Kamis (1/10).

Ia menuturkan, kasus penyebaran wabah Covid-19 di Kota Tasikmalaya masih terjadi, bahkan beberapa hari lalu ditemukan orang terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Selanjutnya,  tim medis menelusuri dan memeriksa sejumlah orang di lingkungan pesantren itu hingga akhirnya ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 80 orang.

Baca Juga

"Klaster pesantren adalah terbesar yang ada di Kota Tasikmalaya," kata Uus.

Ia menyampaikan, orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri dan mendapatkan penanganan medis di ruangan khusus yang disediakan pondok pesantren. Adanya kasus di lingkungan pesantren itu, kata dia, maka ia memberlakukan isolasi atau larangan orang untuk masuk ke kawasan itu agar tidak terjadi penularan wabah Covid-19.

"Kami rekomendasi untuk tidak mengunjungi pesantren, pesantren juga harus disiplin karantina," katanya.

Laporan tim gugus tugas tercatat kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 153 kasus, jumlah kasus terbanyak dari lingkungan pesantren.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA