Kamis 01 Oct 2020 14:18 WIB

JK Bandingkan Pengorbanan Darah Pejuang dan Veteran Saat Ini

Pasokan darah menurun hingga 50 persen sejak pandemi covid 19.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agus Yulianto
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengapresiasi para veteran yang telah bersedia donor darah untuk sesama. JK mengatakan, pengorbanan darah para veteran saat ini sama halnya dilakukan pejuang veteran di masa aktif saat melawan penjajah.

Bedanya, kata JK, saat masih aktif, para veteran mengorbankan darahnya untuk berperang melawan penjajah demi kemerdekaan. Saat ini para veteran menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan, menolong kehidupan orang lain. 

"Jika para pejuang veteran dahulu berperang melawan penjajah mengorban darahnya untuk keselamatan bangsa dan negara, namun saat ini waktunya mendonorkan darah untuk kehidupan orang lain," ujar JK dalan siaran pers, saat menghadiri donor darah massal Pemuda Panca Marga (PPM) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Gedung Balai Sarbini Jakarta, Kamis (1/10). 

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu pun berharap, kegiatan donor darah yang dilakukan oleh PPM dan LVRI ini dapat dicontoh kelompok masyarakat maupun instansi resmi untuk ikut berdonor darah. Apalagi, kebutuhan donor darah meningkat di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu stok darah di PMI kian menurun, sebagaimana disampaikan Sekjen PMI Sudirman Said. Ia mengatakan, pasokan darah yang terdapat di PMI mengalami penurunan sebanyak 50 persen semenjak pandemi Covid-19.

“Harus diakui pasokan darah yang ada di PMI semenjak pandemi Covid-19 ini menurun hingga 50 persen, untuk itu saya sangat berterima kasih atas apa yang dilakukan pada hari ini dan berharap kelompok masyarakat atau pun innstansi resmi lainnya dapat melakukan hal serupa sehingga stok darah di PMI akan selalu tercukupi” ujar Sudirman.

Ketua LVRI Mayor jenderal (purn) Saiful Sulun mengungkapkan acara donor darah yang dilaksanakan pihaknya juga dilakukan serentak pada delapan provinsi dengan target menyumbangkan 1000 kantong darah untuk PMI.

“Selain di Jakarta, kami juga melaksanakan acara yang sama di 8 Provinsi secara serentak. Target kami dari kegiatan ini dapat menyumbangkan 1000 kantong darah untuk PMI, semoga dapat bermanfaat bagi kemanusiaan” kata Saiful.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement