Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

UMKM Perlu Lakukan Riset Sebelum Berjualan

Rabu 30 Sep 2020 19:54 WIB

Rep: iit septyaningsih/ Red: Hiru Muhammad

Merchant Education Senior Lead Tokopedia Pipit Indrawati memberikan paparan dalam webinar di Jakarta, Rabu (30/9). Webinar yang diselenggarakan oleh Republika ini mengangkat tema UMKM Menuju Digitalisasi.

Merchant Education Senior Lead Tokopedia Pipit Indrawati memberikan paparan dalam webinar di Jakarta, Rabu (30/9). Webinar yang diselenggarakan oleh Republika ini mengangkat tema UMKM Menuju Digitalisasi.

Foto: Republika/Prayogi
Survey tidak perlu sulit, hanya disesuaikan dengan momentum yang ada

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dinilai tetap bisa memulai usahanya meski di tengah pandemi. UMKM diminta bisa menangkap peluang yang ada. 

"Sebenarnya kalau mau usaha langsung saja jalan. Ada metode ketika mau berjualan, kita lakukan survei minimal tetangga kanan dan kiri, lalu bisa banyak membaca barang apa yang laku, ini disebut market insight," ujar Director ICT Strategy and Business Huawei Indonesia Mohamad Rosidi dalam Webinar bertema UMKM Menuju Digitalisasi yang digelar Republika, Rabu (30/9).

Survei atau riset yang dilakukan, kata dia, tidak perlu terlalu sulit. Melainkan bisa disesuaikan dengan momentum yang ada.  "Misal sekarang momentum corona, apa nih yang laku? Masker, face shield, minuman rempah, dan lainnya," ujarnya.  Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum berjualan, kaya Rosidi, yakni konsep. Kemudian standarisasi yang jelas. 

Merchant Education Senior Lead Tokopedia Pipit Indrawati menambahkan, UMKM bisa memulai usahanya dengan membuka toko di marketplace. "Mulai saja dulu, buka toko dulu, lalu sebarkan dari mulut ke mulut ke keluarga, teman dekat, nanti bisa minya feedback," ujarnya pada kesempatan serupa. 

Ia mengatakan, semua produk pasti akan ada pembelinya. Ia mencontohkan, terdapat salah satu merchant yang membuka toko dan menjual beberapa pasang sandal jepit. Hasilnya, semua sandal terjual habis. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA