Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Ketum PBSI Terpilih Diminta Benahi Pembinaan di Daerah

Rabu 30 Sep 2020 19:30 WIB

Red: Agung Sasongko

Bulu Tangkis (ilustrasi)

Bulu Tangkis (ilustrasi)

Foto: dokpri
Ketum PBSI terpilih diminta mampu mengatasi ketimpangan pembinaan di daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua umum PBSI terpilih diminta mampu mengatasi ketimpangan pembinaan antara daerah dan kota besar.

Ketua Umum Pengprov PBSI Aceh Nahrawi Noerdin adalah salah satu yang meminta Ketum PBSI nanti agar mulai fokus melakukan desentralisasi, sebuah program pembinaan yang belum terwujud hingga saat ini.

“Kami mengharapkan adanya desentralisasi. Kami juga ingin ada pelatnas di daerah. Kalau bisa juga digelar liga bulu tangkis Indonesia berdasarkan wilayah-wilayah," kata Nahrawi.

Baca Juga

"Jangan semua kebijakan itu hanya Jawa-sentris, dan kami di daerah jadi figuran,” tambah dia.

Agar pembinaan di seluruh daerah merata, Nahrawi meminta supaya proses pemilihan Ketum PBSI nanti berlangsung sportif. Komposisi kepengurusan baru dalam tubuh federasi juga diharapkan bisa memberi ruang kepada sosok yang baru.

“Regenerasi dalam kepemimpinan PBSI jangan orang-orang itu saja. Beri kesempatan kepada anak-anak muda. Kami harus diakomodir jangan didiskreditkan,” kata Nahrawi menegaskan.

Tuntutan desentralisasi juga disampaikan oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko Adi Mulya. Sejumlah pengprov, kata dia, berharap bisa memiliki pelatnas di daerahnya masing-masing selain yang sudah ada di Cipayung, Jakarta Timur.

“Calon ketua umum harus bisa mewujudkan keinginan pengurus di luar Pulau Jawa, salah satunya membuat pelatnas wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali,” kata Oei.

Musyawarah Nasional (Munas) Pemilihan Ketua Umum PBSI sebetulnya dijadwalkan berlangsungOktober. Namun PBSI sudah mengajukan penundaan kepada KONI Pusat karena pandemi COVID-19.

Bursa calon Ketua Umum PBSI periode 2020-2024 hingga saat inimemunculkan beberapa nama seperti Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Ada juga nama baru seperti Ketua Pengprov Banten Ari Wibowo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA