Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Jalani Jadwal Padat, Mourinho : Tottenham Fokus Liga Europa

Selasa 29 Sep 2020 17:11 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Foto: EPA-EFE/Cath Ivill
Gareth Bale juga masih belum pulih dari cedera lutut.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Jadwal super padat bakal dilakoni klub Inggris, Tottenham Hotspur pada pekan ini. Pasalnya, tim besutan Jose Mourinho dihadapkan dengan partai berat melawan Chelsea di babak keempat Piala Liga 2020/2021 di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (30/9) dini hari WIB.

Selepas bentrok versus tim rival sekota, the Lillywhite sudah ditunggu Maccabi Haifa pada lanjutan babak play-off Liga Europa, Jumat (2/12).

Jelang duel tersebut, Mourinho mengatakan apabila dirinya dituntut untuk fokus mengamankan kemenangan di ajang Liga Europa, dengan mengistirahatkan pun merotasi pemain utama.

"Anda bercanda atau serius? Chelsea bermain Sabtu (melawan West Brom) mereka memiliki hari Minggu dan Senin (untuk berlatih atau istirahat), kemudian mereka bermain pada hari Selasa, dan kemudian mereka bermain lagi pada akhir pekan," kata Mourinho dikutip The Sport Review, Selasa (29/9).

Sebelumnya, energi Harry Kane dan kolega sudah terkuras saat berhadapan melawan Newcastle United akhir pekan kemarin. Apalagi, mereka gagal mengamankan tiga angka setelah ditahan imbang the Magpies dengan skor 1-1.

Mourinho pun merasa jadwal padat yang dijalani Spurs merupakan ujian besar bagi para pemainnya. Meski demikian, ia tetap menuntut lebih dari setiap pertandingan yang mereka jalani.

Sementara itu, Son Heung-min dipaksa keluar pada babak pertama saat bermain imbang kontra Newcastle. Pemain sayap asal Korea Selatan itu dilaporkan mengalami cedera hamstring yang dikhawatirkan bakal absen lama.

Adapun, Gareth Bale juga masih belum pulih dari cedera lutut. Mourinho memang berniat untuk mengistirahatkan pun merotasi pemain melawan Chelsea tetapi menegaskan jika pemain Spurs lebih banyak mengalami cedera mengingat Tottenham telah menjalani delapan pertandingan dalam 22 hari.

"Jika Anda melakukan itu, dan kami akan melakukannya, kami tahu konsekuensinya karena tidak setiap pemain sama. Dan tidak setiap pemain memiliki grup yang sama," kata juru taktik asal Portugal.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA