Selasa 29 Sep 2020 15:24 WIB

Positif Covid-19, Dokter Paru Senior di Aceh Wafat

Dokter paru pensiunan dari RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh wafat pada Selasa.

Meninggal dunia (ilustrasi). okter spesialis paru pensiunan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr T Moead Zulkifli SpP dinyatakan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
Foto: Mardiah Diah
Meninggal dunia (ilustrasi). okter spesialis paru pensiunan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr T Moead Zulkifli SpP dinyatakan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang dokter spesialis paru pensiunan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr T Moead Zulkifli SpP dinyatakan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Dokter senior tersebut wafat sekitar pukul 02.30 WIB dini hari di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU).

Menurut Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin, almarhum telah menjalani perawatan medis sekitar delapan hari di ruang RICU. Sebelum diboyong ke rumah sakit, almarhum memiliki gejala demam, sesak napas, serta riwayat penyakit strok.

Baca Juga

"Almarhum segera dibawa ke rumah sakit, setelah diperiksa ternyata memang positif Covid-19," kata Azharuddin di Banda Aceh, Selasa.

Azharuddin mengatakan, mengingat gejala yang dialami dokter Moead cukup berat, pihak rumah sakit langsung memutuskan dokter tersebut untuk menjalani perawatan intensif di ruang RICU. Ia menjelaskan, selama proses perawatan, almarhum sempat membaik dalam beberapa hari. Kebutuhan oksigen juga semakin tinggi hingga batas yang dibutuhkan, akan tetapi tubuhnya tidak lagi merespons.

Dr Moead meninggal dunia pada umur 80 tahun. Ia merupakan pensiunan dari RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan sudah lama tidak beraktivitas di lingkungan rumah sakit.

"Beliau sudah pensiun, sudah tidak bekerja di rumah sakit cukup lama. Saya tidak tahu apakah Beliau masih buka praktik atau tidak," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement