Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Jokowi: Tol Manado-Bitung Terintegrasi dengan Sektor Ekonomi

Selasa 29 Sep 2020 15:02 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha

Kendaraan melintasi jalan tol Manado-Bitung, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (6/7/2020). Jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama serta memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1-1,5 jam menjadi 40-50 menit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol sepanjang 39 kilometer (km) ini dapat beroperasi pada Juli 2020.

Kendaraan melintasi jalan tol Manado-Bitung, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (6/7/2020). Jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama serta memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1-1,5 jam menjadi 40-50 menit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol sepanjang 39 kilometer (km) ini dapat beroperasi pada Juli 2020.

Foto: ANTARA/ADWIT B PRAMONO
Destinasi pariwisata di Sulawesi Utara juga diharapkan juga akan lebih berkembang.

REPUBLIKA.CO.ID, Jalan tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu telah beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/9) siang. Presiden mengatakan, jalan tol ini dapat diintegrasikan dengan berbagai kawasan ekonomi seperti industri perikanan di Bitung, sektor pertanian, perkebunan, dan juga destinasi pariwisata.

Menurutnya, Sulawesi Utara memiliki banyak potensi ekonomi yang masih dapat terus dikembangkan.

“Pengembangan sektor-sektor itu sangat memerlukan dukungan infrastruktur termasuk di dalamnya adalah jalan tol,” ujar Jokowi saat peresmian jalan tol.

Lebih lanjut, jalan tol Manado Bitung ini dirancang terintegrasi dengan kawasan industri dan kawasan pariwisata di Sulawesi Utara sehingga akan mempercepat akses dan waktu tempuh. Selain itu, dengan jalan tol ini, maka biaya logistik dari Pelabuhan Internasional Bitung pun juga dapat ditekan dan lebih efisien sehingga dapat mendorong daya saing kawasan.

Jokowi meminta agar kepala daerah terus mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus di Bitung dan diintegrasikan dengan jalan tol yang telah diresmikan ini. “Kawasan ekonomi khusus itu juga dapat dikembangkan lebih maju. Ini saya kira nanti tugasnya gubernur untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya ke KEK di Bitung,” ucapnya.

Tak hanya itu, kawasan destinasi pariwisata di Sulawesi Utara ini juga diharapkannya akan lebih berkembang. Ia optimistis, jalan tol ini akan mendorong tumbuhnya berbagai usaha baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Usaha-usaha baru akan tumbuh lebih banyak dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat juga pasti akan meningkat. Sulawesi utara akan semakin berkembang,” kata Presiden.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA