Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Kunjungan Merkel ke Navalny Bersifat Pribadi

Selasa 29 Sep 2020 08:40 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Kanselir Jerman Angela Merkel. Juru bicara Angela Merkel mengatakan kunjungan ke Alexei Navalny bersifat pribadi. Ilustrasi.

Kanselir Jerman Angela Merkel. Juru bicara Angela Merkel mengatakan kunjungan ke Alexei Navalny bersifat pribadi. Ilustrasi.

Foto: Kay Nietfeld/dpa via AP
Juru bicara Angela Merkel mengatakan kunjungan ke Alexei Navalny bersifat pribadi

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel menjenguk politikus oposisi Rusia Alexei Navalny yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit Berlin karena keracunan, kata juru bicara Merkel, Senin. Kabar soal kunjungan itu kemungkinan akan membuat Moskow gusar.

"Kunjungan ke Navalny di rumah sakit itu sifatnya pribadi," kata juru bicara Merkel, Steffen Seibert, pada konferensi pers.

Pemerintah Rusia menolak temuan para ahli Jerman, Prancis, dan Swedia bahwa Navalny diracuni dengan zat saraf di Rusia pada Agustus. Rusia telah berulang kali mengkritik Jerman, yang dianggapnya tidak mau berbagi informasi tentang kasus tersebut.

Seibert menolak memberikan keterangan rinci soal apa yang dibicarakan dan berapa lama pertemuan Merkel-Navalnya itu berlangsung. Jerman masih mengharapkan penjelasan dari Rusia tentang kasus tersebut, Seibert menambahkan.

Di Twitter, Navalny menulis bahwa kunjungan Merkel adalah pertemuan pribadi dan percakapan dengan keluarga. Ia menambahkan dirinya sangat berterima kasih kepada Kanselir Merkel karena mengunjungi di rumah sakit.

Kasus Navalny telah memperburuk hubungan antara Moskow dan sejumlah negara Barat. Merkel menghadapi desakan untuk menghentikan proyek pipa Nord Stream 2, yang hampir selesai dan akan mengalirkan gas Rusia ke Jerman.

Navalny diterbangkan dari Rusia ke Berlin pada Agustus setelah jatuh sakit dalam penerbangan domestik. Ia menerima perawatan di rumah sakit Charite selama 32 hari dan sudah dipulangkan pekan lalu.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA