Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Pemkot Tangsel akan Lakukan Tes Swab 120 ASN yang Reaktif

Selasa 29 Sep 2020 07:41 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Andi Nur Aminah

Tes swab massal untuk mengetahui seseorang terpapar virus Covid-19 atau tidak (ilustrasi)

Tes swab massal untuk mengetahui seseorang terpapar virus Covid-19 atau tidak (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah
Pemkot akan memfasilitasi swab test para ASN tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sebanyak 120 aparatur sipil negara (ASN) di Kota Tangerang Selatan dinyatakan reaktif pada hasil rapid test atau tes cepat yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Tangsel. Selanjutnya, Pemkot akan menfasilitasi swab test atau tes usap yang diperlukan untuk mengetahui para ASN tersebut positif terpapar Covid-19 atau tidak.

Penjabat Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo menjelaskan, dari 32 organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kota Tangsel dinyatakan bahwa staf atau pegawainya sebanyak 120 orang menunjukkan hasil reaktif pada rapid test yang dilakukan beberapa waktu lalu. ”Adapun rincian terbanyak adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  (DPMP3AKB) sebanyak 42 orang, DPMPTSP sebanyak enam yang reaktif, Dishub 15 yang reaktif, Damkar toga reaktif dan lainnya," kata Bambang dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (29/9).

Sementara itu, beberapa OPD diketahui staf dan pegawainya dinyatakan terbebas dari Covid-19. Di antaranya Dinas Kesehatan, Badan pendapatan Daerah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, dan Dinas Pariwisata Kota Tangsel. 

Baca Juga

Sekretaris Dinas Kesehatan Tangsel, Alin menegaskan, pihaknya sedang berupaya menyediakan fasilitas pelayanan swab test yang menjadi tes lanjutan bagi hasil rapid test yang dilakukan sebelumnya. 

"Dari data yang berhasil kami peroleh memang ada 120 yang reaktif. Sekarang kita sedang mengupayakan Swab PCR tes sebagai tes lanjutan untuk memastikan apakah mereka tidak terpapar dari Covid-19,” kata Alin.

Alin menjelaskan, swab test sebenarnya bisa dilakukan di setiap puskesmas yang nanti hasilnya dikaji di laboratorium Kesehatan Daerah atau Labkesda. Namun dikarenakan jumlah pengajuannya sangat banyak sehingga akan memakan waktu lama. 

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan rapid test kepada 3.281 staf atau pegawai Pemkot Tangsel. Hasilnya, 120 di antaranya dinyatakan reaktif dalam tes tersebut, sehingga membutuhkan tes lanjutan, yaitu swab test.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA