Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Nyamuk dan Kutu Apa Bisa Sebarkan Covid-19?

Senin 28 Sep 2020 13:59 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi nyamuk

Ilustrasi nyamuk

Foto: Reuters
Ilmuwan gagal menyuntikkan virus corona untuk masuk ke dalam tiga spesies nyamuk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para ahli mengatakan meski nyamuk selama ini dapat menyebarkan beberapa penyakit seperti malaria dan demam berdarah, namun ternyata itu tidak berlaku untuk infeksi virus corona jenis baru (COVID-19). Dalam sebuah pernyataan, disebutkan bahwa virus harus menginfeksi nyamuk dan berkembang biak di dalamnya agar nyamuk menularkannya kepada manusia.

Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) atau CDC mengatakan belum memiliki  data yang menunjukkan bahwa virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) disebarkan oleh nyamuk atau kutu. COVID-19, secara khusus menyebar dari orang ke orang melalui tetesan.

Seperti saat seseorang sedang berbicara, batuk, maupun bersin, tetesan atau cairan yang keluar dapat menyebabkan penularan penyakit wabah ini. Organisasi kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan gigitan nyamuk tidak akan membuat seseorang terinfeksi virus corona jenis baru.

Namun, perlu diingat bahwa nyamuk tetap berpotensi menularkan penyakit. Mekanismenya adalah virus harus menginfeksi hewan ini dan berkembang biak di dalamnya hingga kemudian dapat menularkan kepada manusia. Dari penelitian terbaru, ilmuwan gagal menyuntikkan virus corona jenis baru untuk masuk ke dalam tiga spesies nyamuk.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA