Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Julian Alaphilippe Juara Dunia Road Race 2020

Senin 28 Sep 2020 06:19 WIB

Red: Muhammad Akbar

 Pembalap Prancis Julian Alaphilippe mengenakan seragam kuning sebagai pemimpin keseluruhan di podium setelah menyelesaikan tahap keempat balap sepeda Tour de France sejauh 160,5 kilometer (99,7 mil) dengan start di Sisteron dan finis di Orcieres-Merlette, Prancis selatan , Selasa, 1 September 2020.

Pembalap Prancis Julian Alaphilippe mengenakan seragam kuning sebagai pemimpin keseluruhan di podium setelah menyelesaikan tahap keempat balap sepeda Tour de France sejauh 160,5 kilometer (99,7 mil) dengan start di Sisteron dan finis di Orcieres-Merlette, Prancis selatan , Selasa, 1 September 2020.

Foto: AP/Christophe Ena/AP Pool
Gelar ini adalah impian dalam karier saya.

REPUBLIKA.CO.ID, IMOLA — Pebalap Prancis Julian Alaphilippe menyandang gelar juara dunia pertamanya setelah memenangi balapan nomor men elite pada Kejuaraan Dunia Road Race 2020 di Imola, Italia, Ahad (28/9) waktu setempat.

Pada balapan yang menempuh jarak 258 km di Sirkuit Emilia-Romagna itu, Alaphilippe baru melancarkan serangan di tanjakan terakhir di Gallisterna pada 12 kilometer menjelang finis.

Dia melakukannya sembari terus memberikan tekanan kepada pebalap lainnya di belakang seperti Wout van Aert (Belgia) dan Marc Hirschi (Swiss).

Alaphilippe sukses mempertahankan posisi terdepan untuk unggul 24 detik di depan van Aert dan Hirschi yang masing-masing finis pada tempat kedua dan ketiga.

"Gelar ini adalah impian dalam karier saya. Saya telah berkali-kali dekat dengan kemenangan, tetapi belum pernah naik podium," kata Alaphilippe, Senin (28/9).

"Ini merupakan puncak karier saya."

Alaphilippe menjadi pebalap Prancis pertama yang menyabet gelar juara dunia sejak Laurent Brochard pada 1997.

Bagi Alaphilippe, musim ini lebih baik dibandingkan tahun lalu ketika dia memenangi Strade Bianche, Milan-San Remo dan Fleche Wallonne sebelum mengenakan jersey kuning Tour de France selama 14 hari.

Sementara pada TdF tahun ini, performa dia tak sebaik tahun lalu. Jersey kuningnya hanya bertahan selama tiga hari setelah memenangkan etape kedua.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA