Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Penyintas Covid-19: Tetangga Sempat Takut Lewat Depan Rumah

Ahad 27 Sep 2020 23:09 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Covid-19 (ilustrasi).

Covid-19 (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Nurhidayati yang berprofesi sebagai dokter ini terkonfirmasi positif pada 18 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang penyintas Covid-19, dr Nurhidayati, mengaku menghadapi stigma warga di lingkungannya ketika dia menderita Covid-19. Tenaga kesehatan RSPI Prof Dr Sulianti Saroso terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil uji usap yang keluar pada 18 April 2020.

"Untuk tetangga jauh mereka benar-benar menjauh, mengucilkan, sampai tidak ada orang yang lewat depan rumah saya," kata Nurhidayati dalam seminar virtual bertema 'Penyintas Covid-19 Bicara' yang diadakan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Ahad (27/9).

Gejala awal yang dia rasakan berupa meriang, hidung tersumbat, penciuman berkurang, lemas, pusing, dan nyeri tenggorokan. Nurhidayati (30 tahun) bekerja sebagai dokter umum di instalasi gawat darurat di RSPI. Saat RSPI menjadi rumah sakit rujukan Covid-19, dia menjadi dokter ruangan isolasi yang menangani pasien Covid-19.

Pada saat diketahui informasi bahwa Nurhidayati menderita Covid-19, ada orang-orang sekitar yang takut lewat di depan rumahnya. Ketika itu, dia menjelaskan dan meminta bantuan kepada ibu RT dan tetangga terdekat untuk mengedukasi warga sekitar dan membangun pemahaman yang benar tentang penularan Covid-19.

"Saya memberikan informasi via Whatsapp dan telepon ke Bu RT untuk memberikan penjelasan kalau sudah ada jarak, beda rumah, tidak akan tertular," ujarnya.

Dia mengatakan, peran RT sangat penting untuk menenangkan orang-orang di sekitar untuk tidak panik dan mencegah terciptanya stigma terhadap penderita Covid-19. Nurhidayati yang tinggal di daerah Bekasi Barat mengaku hanya melakukan perjalanan dari kantor ke rumah dan sebaliknya sehingga kemungkinan dia tertular Covid-19 terjadi di lingkungan kerja.




sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA