Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Kala Pohon Bicara dengan Rasulullah SAW dan Islamkan Badui

Ahad 27 Sep 2020 07:45 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah

Rasulullah SAW berbicara dengan pohon sebagai bentuk mukjizat. Ilustrasi pohon

Rasulullah SAW berbicara dengan pohon sebagai bentuk mukjizat. Ilustrasi pohon

Foto: Republika/Tahta Aidilla
Rasulullah SAW berbicara dengan pohon sebagai bentuk mukjizat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dalam mengajak manusia untuk memeluk Islam, Rasulullah SAW terkadang memperlihatkan mukjizatnya. Salah satu mukjizatnya yang diperlihatkan adalah dengan berbicara kepada pohon, sehingga orang yang melihatnya pun mempercayai Rasulullah SAW.

Dikutip dari buku “115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah SAW” karya fuad Abdurahman, beberapa hadits tentang kisah percakapan Rasulullah SAW dengan pohon sebagai berikut: 

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنه قال كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في سفر، فدنا منه اعرابي، فقال: يا اعرابي: اين تريد؟ قال: الى اهلي. قال: هل لك الى خير؟ قال: وما هو؟ قال: تشهد ان لا إله الاّ الله وحده لا شريك له وان محمداً عبدهُ ورسوله. قال: مَن يشهد لك على ما تقول؟ قال: هذه الشجرةُ السَّمُرة، وهي بشاطيء الوادي، فاقبلت تخدّ الارض، حتى قامت بين يديه، فاستشهدها ثلاثاً فَشهِدت أنه كما قال. ثم رجعت الى مكانها

Baca Juga

Dari Ibn Umar RA menceritakan bahwa dalam sebuah perjalanan, Rasulullah bertemu dengan beberapa orang pedalaman dan beliau mengajak mereka memeluk Islam.

Rasulullah SAW berkata, “Aku akan memperlihatkan sesuatu kepada siapa pun yang masih sangsi. Ini adalah pohon, aku akan berbicara kepadanya dan meminta sesuatu darinya.”

Lalu, tiba-tiba pohon di depan Rasulullah itu merunduk dan mencium bumi, kemudian tegak kembali seperti semula. Menyaksikan orang seperti itu, orang-orang pedalaman itu langsung mengucapkan syahadat tiga kali.

عن بُريْدَة عن طريق ابن صاحب الاسلمي بنقل صحيح: سأل اعرابي النبي صلى الله عليه وسلم آية، فقال له: قل لتلك الشجرة، رسول الله يدعوك. قال: فمالت الشجرة عن يمينها وشمالها وبين يديها وخلفها، فتقطعت عروقُها، ثم جاءت تَخدّ الارض تَجرُّ عروقها مُغيّرة حتى وقفت بين يدي رسول الله صلى الله عليه وسلم. فقالت: السلام عليك يا رسول الله قال الاعرابي: مُرها فلترجع الى منبتها، فَرَجَعَت فدلّت عروقها فاستوت. فقال الاعرابي: ائذن لي أسجُد لك. قال: لو امرتُ احداً أن يسجُدَ لأحدٍ لأمرتُ المرأةَ أن تسجدَ لزوجها، قال: فأذنْ لي أن أقبِّلَ يديك ورجليك، فأذن له

Selain itu, menurut Fuad, Buraidah al-Islami juga menuturkan bahwa seorang Arab Badui memohon kepada Rasulullah SAW untuk memperlihatkan mukjizat dengan memanggil sebatang pohon dan beliau menyanggupinya.

Maka, tidak lama kemudian datang sebatang pohon kurma dan berhenti di hadapan orang Badui tadi dan berkata, “Salam keselamatan atasmu, wahai utusan Allah.” Setelah itu, Rasulullah SAW memerintahkan pohon itu kembali ke tempatnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA