Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Kantor Investasi Abu Dhabi akan Dibuka di Ibu Kota Israel

Ahad 27 Sep 2020 06:41 WIB

Rep: Rizky Surya/ Red: Nur Aini

Menlu UEA Anwar Mohammed Gargash (tengah), penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner (kiri), dan penasihat keamanan nasional Israel Meir-Bin Shabbat (kanan) di Abu Dhabi. Washington akan pertahankan keunggulan militer Israel dan majukan hubungan dengan UEA.

Menlu UEA Anwar Mohammed Gargash (tengah), penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner (kiri), dan penasihat keamanan nasional Israel Meir-Bin Shabbat (kanan) di Abu Dhabi. Washington akan pertahankan keunggulan militer Israel dan majukan hubungan dengan UEA.

Foto: EPA
Kantor investasi Abu Dhabi pertama kalinya akan dibuka di luar UEA

REPUBLIKA.CO.ID, TELAVIV -- Normalisasi Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel yang disepakati baru-baru ini dilanjutkan dengan kerja sama ekonomi. Kantor investasi milik negara Abu Dhabi (ADIO) rencananya akan buka cabang di Tel Aviv, ibu kota Israel yang menduduki wilayah Palestina. 

Hal itu menjadi catatan sejarah tersendiri karena baru pertama kalinya kantor tersebut buka cabang di luar UEA. Normalisasi UEA-Israel terbungkus dalam Kesepakatan Abraham yang ditandatangani di Gedung Putih, Amerika Serikat. Pembukaan cabang ADIO di wilayah pendudukan Palestina yang diakuisi Israel menjadi bagian dari kesepakatan tersebut di bidang ekonomi.

"Tel Aviv menjadi yang pertama dalam rencana pengembangan jaringan kantor internasional (ADIO)," tulis keterangan resmi ADIO yang dilansir dari Arab News pada Sabtu (26/9).

Baca Juga

ADIO berharap langkah itu mendukung perusahaan lokal melebarkan sayap di luar Abu Dhabi. ADIO bakal mengambil peran dalam membantu pengembangan bisnis di luar negeri.

"Kami akan membantu perusahaan yang ingin memperluas operasinya di luar Abu Dhabi,".

ADIO juga ingin menjembatani kebutuhan antara dunia bisnis dan investasi sehingga kedua sektor itu bisa saling menopang satu sama lain.

"Kami ingin mengoneksikan para inovator di seluruh dunia untuk menjawab tantangan global,". 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA