Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Pejabat Senior Tibet Dipecat karena Bocorkan Rahasia Negara

Sabtu 26 Sep 2020 23:10 WIB

Red: Nidia Zuraya

Petinggi Partai Komunis China (ilustrasi). Komisi disiplin Partai Komunis China memecat Seorang pejabat senior di Daerah Otonomi Tibet, China, atas tuduhan membocorkan rahasia negara.

Petinggi Partai Komunis China (ilustrasi). Komisi disiplin Partai Komunis China memecat Seorang pejabat senior di Daerah Otonomi Tibet, China, atas tuduhan membocorkan rahasia negara.

Foto: teluguvani.com
Pejabat senior Tibet ini juga dipecat dari struktur kepengurusan Partai Komunis China

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pejabat senior di Daerah Otonomi Tibet, China, dipecat atas tuduhan membocorkan rahasia negara, kepemilikan senjata secara ilegal, dan korupsi. Wang Jinhe (55) juga dipecat dari struktur kepengurusan Partai Komunis China (CPC), demikian pernyataan Komisi Disiplin CPC Tibet, Jumat (25/9) malam.

Wang yang menjabat Wakil Kepala Dinas Perhubungan Tibet menjalani pemeriksaan induk partainya sejak April atas pelanggaran serius disiplin partai dan peraturan perundang-undangan. Pria tersebut menduduki jabatan itu selama delapan tahun sejak 2012, demikian sejumlah media di China, Sabtu (26/9).

Komisi Disiplin Partai menganggap Wang tidak loyal terhadap partai penguasa. Dia bahkan dituduh menghilangkan barang bukti.

Wang telah menempati rumah milik pemerintah secara ilegal, membocorkan rahasia negara, dan memiliki senjata secara ilegal, demikian Komisi Disiplin. Wang juga memanfaatkan jabatannya untuk membantu lolosnya beberapa kontrak proyek dengan imbalan tertentu dalam jumlah besar.

Wang melakukan pelanggaran secara serius disiplin partai, instansi, dan pekerjaannya sehingga kasus itu ditangani secara serius pula, demikian Komisi Disiplin. Selain dicopot dari jabatan dan struktur kepengurusan partai, harta kekayaan yang diperoleh Wang secara ilegal turut disita.

Selanjutnya Komisi Disiplin Partai melimpahkan kasus Wang kepada pihak kejaksaan.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA