Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Tambahan Kasus Sembuh di DKI Lebih Banyak dari Positif Covid

Jumat 25 Sep 2020 23:46 WIB

Red: Andri Saubani

Pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) menaiki bus sekolah untuk dievakuasi di Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (24/9). Sebanyak tujuh pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala dievakuasi dari puskemas Kecamatan Makasar menggunakan bus sekolah khusus Covid-19 menuju RS Darurat Wisma Atlet.Republika/Thoudy Badai

Pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) menaiki bus sekolah untuk dievakuasi di Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (24/9). Sebanyak tujuh pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala dievakuasi dari puskemas Kecamatan Makasar menggunakan bus sekolah khusus Covid-19 menuju RS Darurat Wisma Atlet.Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pada Jumat, tercatat penambahan pasien sembuh Covid di Jakarta sebanyak 1.610 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertambahan pasien sembuh dari paparan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Jakarta per Jumat 25 September 2020 mencapai 1.610 orang, melebihi penambahan kasus positif sebesar 1.289 kasus. Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, Jumat (25/9), jumlah sebanyak 1.610 kesembuhan tersebut, meningkatkan jumlah pasien sembuh dari paparan Covid-19 yang asalnya 52.742 orang menjadi 54.352 orang.

Jumlah pasien sembuh tersebut sendiri, adalah sekitar 78,9 persen (sebelumnya 78 persen) dari total kasus positif yang terpantau pada Jumat ini sebesar 68.927 orang, yang di dalamnya sebanyak 12.898 orang (berkurang 334 dari sebelumnya 13.232 orang) masih dirawat/isolasi, serta orang (bertambah 13 dibanding sebelumnya 1.664 orang) meninggal dunia atau hanya 2,4 persen.

Total kasus positif Covid-19 sebesar 68.927 orang pada Jumat ini, usai mengalami pertambahan sebanyak 1.289 kasus positif dari jumlah sebelumnya 67.638 kasus. Pertambahan 1.289 kasus tersebut, merupakan hasil uji usap (swab test atau PCR) yang dilakukan pada Kamis (24/9) serta kasus 14 hari lalu yang baru dilaporkan hari ini.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes atau positivity rate Covid-19) selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Jumat ini, masih sebesar 10,9 persen meski mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya 11,8 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk satu kawasan tidak lebih dari lima persen untuk masuk dalam kategori kawasan aman. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,8 persen (sama seperti sebelumnya).


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA