Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Polisi Inggris Tewas Ditembak di Pusat Tahanan Croydon

Jumat 25 Sep 2020 20:10 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Police Line (ilustrasi)

Police Line (ilustrasi)

Foto: www.nbcmiami.com
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seorang petugas kepolisian Inggris tewas ditembak oleh seorang pria yang sedang ditahan di pusat tahanan di bagian selatan London pada Jumat dini hari.  Polisi mengatakan, insiden tersebut terjadi saat seorang pria sedang ditahan di Pusat Tahanan Croydon pada pukul 02.15 pagi.

"Kejadian ini sungguh mengejutkan, salah satu kolega kami kehilangan nyawa secara tragis," kata Kepala Kepolisian LondonCresside Dick.

"Kami berada di tahap awal investigasi dan masih bekerja untuk memastikan keadaan seputar insiden tersebut dan akan memberikan keterangan lebih lanjut kalau sudah ada."

Petugas yang tidak diketahui namanya itu sempat dirawat di tempat kejadian. Ia lalu dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tak dapat tertolong,

Baca Juga

Seorang pria berusia 23 tahun ditahan di tempat kejadian penembakan dan dibawa ke rumah sakit setelah juga terluka karena tembakan. Dia berada di bawah kondisi kritis di rumah sakit.

Para petugas kepolisian tidak melepaskan tembakan ke pelaku. Laporan BBC mengatakan pria tersebut diyakini mengarahkan senjatanya ke diri sendiri.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan dia terkejut dan berduka atas pembunuhan itu. "Ini adalah hari yang sedih bagi negara kita dan pengingat yang buruk tentang bagaimana petugas kepolisiankita menempatkan diri dalam bahaya setiap hari untuk menjaga kita tetap aman," kata Patel.

Polisi Inggris tetap tidak bersenjata secara rutin, dan survei pada 2017 menunjukkan bahwa sebagian besar tidak ingin membawa senjata secara tetap.
"Ini benar-benar berita yang menghancurkan dan memilukan," kata John Apter, ketua Federasi Kepolisian Nasional yang mewakili pejabat tinggi di Inggris dan Wales.

sumber : Reuters/antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA