Jumat 25 Sep 2020 16:27 WIB

Koperasi Berperan Dalam Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Yang dibutuhkan saat ini bukan kuantitas, tapi koperasi yang berkualias.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Fuji Pratiwi
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Fahmi menilai koperasi memiliki peran dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
Foto: Humas Pemkot Sukabumi
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Fahmi menilai koperasi memiliki peran dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menilai koperasi memiliki peran dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Tentu saja, yang diperlukan adalah koperasi yang sehat.

pemerintah melakukan percepatan penanganan pada tiga fase yakni kesehatan berupa tracking, tracing, testing, dan treatment. Fase kedua pemerintah melakukan jaring pengaman sosial supaya tidak terjadi gejolak. Fase ketiga pemulihan ekonomi.

Baca Juga

Kementerian Koperasi dan UKM menjadikan koperasi di Kota Sukabumi akan jadi percontohan dalam pengembangan koperasi modern. Khususnya optimalisasi koperasi di kalangan wanita berbasis klaster komunitas.

Fahmi menilai yang dilakukan Kemenkop UKM tersebut adalah bagian dari pemulihan ekonomi untuk koperasi dan UKM. Untuk itu, perlu dilakukan rebranding koperasi menuju koperasi modern.

Pemkot Sukabumi meminta di setiap kecamatan ada koperasi unggulan dan jadi koperasi percontohan. "Sehingga warga tergugah menghidupkan koperasi,'' ucap Fahmi dalam Focus Group Discussion (FGD) Kampung Koperasi Menuju Modernisasi Koperasi yang digelar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (25/9).

Ada tiga pilar yang harus dilakukan koperasi yakni reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan. Fahmi mengatakan, saat ini tidak membutuhkan koperasi dari sisi kuantitas tetapi kualitas dan koperasi harus sehat.

Itulah sebabnya FGD yang digagas membangun kebersamaan koperasi agar sehat, mandiri, dan kuat di tengah masyarakat.

Koperasi juga, kata Fahmi, harus beradaptasi dengan zaman khususnya teknologi dan melakukan percepatan di bidang tersebut. Sehingga dalam FGD ini akan muncul ide, saran, dan masukan yang jadi peta pengembangan koperasi pada 2021.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement