Wednesday, 11 Rabiul Awwal 1442 / 28 October 2020

Wednesday, 11 Rabiul Awwal 1442 / 28 October 2020

BPBD: Banjir Bandang Sukabumi Berdampak ke 924 Jiwa

Kamis 24 Sep 2020 14:43 WIB

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad

Warga mengamati proses evakuasi akibat banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Warga mengamati proses evakuasi akibat banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Foto: Thoudy Badai/Republika
Bantuan logistik dari berbagai pihak masih terus mengalir ke posko bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi merilis data perkembangan penanganan dampak bencana banjir bandang di tiga kecamatan Kabupaten Sukabumi. Di mana jumlah warga yang terdampak banjir bandang mencapai sebanyak sebanyak 283 kepala keluarga (KK) atau setara 924 jiiwa.

"Data terakhir warga terdampak masih di tiga kecamatan dan 12 desa," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Maman Sulaeman, Kamis (24/9). 

Ketiga kecamatan itu yakni Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda. Hal ini didasarkan laporan harian perkembangan penanganan bencana banjir bandang Kabupaten Sukabumi. Dalam data itu disebutkan pula rumah rusak berat sebanyak 82 unit, rusak sedang 49 unit, dan rusak ringan 151 unit serta terdampak sebanyak 282 unit.

Selain rumah, bencana juga merusak sarana lainnya yakni irigasi 1 unit, TPT 1 unit, jembatan rusak berat 5 unit, jembatan rusak sedang 1 unit, dan jembatan terancam 1 unit. Kerusakan lainnya fasilitas umum 1 unit dan tempat usaha tiga unit.

Menurut Maman, warga yang mengungsi akibat bencana ini berjumlah 210 jiwa. Di mana sebagian besar tinggal sementara di rumah kerabat atau saudara dan fasilitas umum seperti masjid.

Pasokan logistik untuk korban bencana masih mencukupi dengan kehadiran satu unit dapur umum di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Selain itu bantuan logistik untuk korban bencana terus mengalir dari berbagai pihak ke posko penanganan bencana di Desa Pasawahan.

Maman mengatakan, jumlah warga yang meninggal akibat banjir bandang sebanyak dua orang dan 10 orang luka-luka. Kedua korban meninggal berasal dari Kecamatan Cicurug.

Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo mengatakan, petugas kini masih melakukan pencarian satu korban bencana yang hilang tenggelam. "Pencarian dilakukan menyusuri arus Sungai Cicatih hingga Ubrug, Warungkiara," kata dia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA