Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Dua Polisi Ditembak dalam Unjuk Rasa Breonna Taylor di AS

Kamis 24 Sep 2020 10:40 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Seorang demonstran memeluk seorang polisi ketika aksi menentang kematian George Floyd dan Breonna Taylor setelah pengunjuk rasa meneriakkan,

Seorang demonstran memeluk seorang polisi ketika aksi menentang kematian George Floyd dan Breonna Taylor setelah pengunjuk rasa meneriakkan,

Foto: Ryan C. Hermens/Lexington Herald-Leader via A
Pelaku penembakan dalam unjuk rasa Breonna Taylor sudah ditahan polisi

REPUBLIKA.CO.ID, LOUISVILLE -- Dua petugas polisi Louisville, Kentucky, Amerika Serikat (AS) tertembak dalam unjuk rasa protes kematian perempuan kulit hitam Breonna Taylor. Polisi mengatakan pelaku penembakan sudah ditahan.

Pada Kamis (24/9), Kepala Polisi Robert Schroeder mengatakan satu petugas sudah sadar dan dalam keadaan stabil. Sementara, petugas lainnya masih dioperasi tapi kondisinya juga stabil.

Ia mengatakan para petugas polisi tersebut mendatangi daerah tempat unjuk rasa digelar. Mereka ditembak saat hendak menyelidiki laporan penembakan.

Baca Juga

Penembakan itu terjadi beberapa jam setelah juri memutuskan tidak mendakwa langsung para polisi yang membunuh Taylor di rumahnya. Padahal, kematian disebabkan kesalahan polisi dalam melakukan penyerbuan.

Polisi dengan perlengkapan anti huru-hara, beberapa di antaranya membawa senjata mematikan menjaga lembaga-lembaga penegakan hukum di pusat kota Louisville. Pada Rabu (23/9) malam, mereka membubarkan unjuk rasa di alun-alun kota.

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA