Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Hasil Denda Sembilan Hari Operasi Yustisi Capai Rp1,05 M

Kamis 24 Sep 2020 00:41 WIB

Red: Andri Saubani

Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 atau Mobile Covid Hunter membawa papan himbauan saat operasi Yustisi di Kawasan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (23/9). Tim yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP tersebut berpatroli menjalankan operasi Yustisi guna memburu dan menegakkan disiplin para pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Foto: Abdan Syakura/Republika

Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 atau Mobile Covid Hunter membawa papan himbauan saat operasi Yustisi di Kawasan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (23/9). Tim yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP tersebut berpatroli menjalankan operasi Yustisi guna memburu dan menegakkan disiplin para pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan telah berlangsung selama sembilan hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa denda yang dijatuhkan kepada para pelanggar selama Operasi Yustisi 2020 untuk penegakan disiplin protokol kesehatan mencapai Rp1,055 miliar. Sanksi denda tersebut diberikan kepada para pelanggar selama sembilan hari pelaksanaan Operasi Yustisi Tahun 2020 di seluruh Indonesia sejak 14 - 22 September 2020.

"Denda administrasi sebanyak 14.206 kali dengan nilai denda Rp1.055.778.500," kata Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (23/9).

Selain itu tercatat ada penindakan sebanyak 954.217 kali dengan sanksi teguran terdiri dari teguran lisan sebanyak 685.141 kali dan teguran tertulis sebanyak 153.822 kali. Kemudian sanksi berupa penutupan tempat usaha dilakukan sebanyak 510 kali dan pemberian sanksi kerja sosial sebanyak 100.538 kali.

Sementara razia/ pemeriksaan yang dilakukan petugas pada Selasa (22/9) ada sebanyak 27.619 kegiatan, total sasaran yang dituju sebanyak 268.318 dengan perincian orang yang terjaring razia sebanyak 216.310 orang dengan tempat sebanyak 21.706 lokasi dan 30.429 kegiatan.

Kemudian, penindakan sebanyak 187.276 kali dengan sanksi teguran terdiri dari lisan sebanyak 135.046 kali dan tertulis sebanyak 27.717 kali, denda administrasi sebanyak 2.255 kali dengan nilai denda Rp131 juta, penutupan tempat usaha sebanyak 98 kali dan sanksi kerja sosial sebanyak 22.160 kali.

Operasi Yustisi ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan untuk memutus penularan Covid-19. Operasi Yustisi ini mengerahkan 85.389 personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan pemangku kepentingan lainnya dengan rincian 43.970 personel Polri, 14.003 personel TNI, 17.089 personel Satpol PP dan 10.327 personel lainnya.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA