Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Meninggal karena Covid-19 di Tanah Datar Bertambah

Rabu 23 Sep 2020 19:10 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andi Nur Aminah

Petugas memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 (ilustrasi)

Petugas memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Total kasus positif Covid-19 berjumlah 176 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR -- Kabupaten Tanah Datar kembali mencatatkan penambahan angka positif Covid-19 hari ini, Rabu (23/9) dua orang. Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Luhak Nan Tuo tersebut sudah 176 orang. Satu di antara dua yang dinyatakan positif Covid-19 asal Tanah Datar hari ini diinformasikan meninggal dunia.

"Tanah Datar hari ini bertambah dua orang positif, salah satunya meninggal dunia hari ini di RSUD Padang Panjang," kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanah Datar Roza Mardiah.

Pasien meninggal hari ini tersebut adalah laki-laki umur 72 tahun yang berasal dari Jorong Baru Pitalah Kecamatan Batipuh yang selama ini dikenal bekerja sebagai petani. Proses pemakaman sudah selesai dan dibantu relawan PMI Tanah Datar dengan protokol kesehatan Covid-19. Total warga Tanah Datar yang meninggal dengan status positif Covid-19 sudah tujuh orang.

Baca Juga

Satu lagi pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Tanah Datar adalah perempuan 75 tahun warga Kecamatan Sungai Tarab yang dikenal sebagai pensiunan PNS. Akumulasi kasus konfirmasi positif covid-19 di Tanah Datar sebanyak 176 orang. 

Dengan rincian satu orang dirawat di RSUD Padang Panjang, tiga orang dirawat di RS Unand, satu orang di RSAM Bukittinggi, empat orang di RSUP M Djamil Padang, satu orang di RS Rasidin Padang, 21 orang karantina di PPSDM Baso, dua orang karantina di Diklat Padang Besi dan 46 orang isolasi mandiri, 90 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia tujuh orang.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA