Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sambaran Petir Lukai Belasan Remaja pada Pertandingan Sepak Bola di Swiss

Rabu 23 Sep 2020 15:11 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

picture-alliance/dpa/T. Rensinghoff

picture-alliance/dpa/T. Rensinghoff

14 remaja dilarikan ke rumah sakit setelah petir menyambar lapangan sepak bola.

Empat belas remaja di Swiss dibawa ke rumah sakit Selasa (22/9) malam, setelah petir menyambar ke lapangan sepak bola saat mereka tengah bertanding, kata kantor berita Swiss SDA.

Petir awalnya menyambar tiang lampu lalu menyebar ke lapangan sepak bola yang terletak di desa Abtwil, sekitar 80 kilometer di timur Zurich, kata SDA mengutip laporan polisi.

"Empat belas anak muda berusia 15 hingga 16 tahun telah terluka. Mereka dibawa ke beberapa rumah sakit dan tetap di sana untuk pemantauan," kata juru bicara polisi Hanspeter Krüsi kepada harian lokal "Tagblatt".

Seorang remaja berusia 16 tahun yang tidak sadarkan diri diterbangkan ke rumah sakit dengan helikopter, kata SDA.

Sambaran petir sebabkan kebakaran

Tagblatt memberitakan, polisi dan kantor kejaksaan kini bekerja sama menyelidiki, apakah pertandingan seharusnya dibatalkan oleh penyelenggara karena kondisi cuaca buruk. Tidak ada penonton yang cedera selama insiden itu.

Sambaran petir Selasa malam juga menyebabkan kebakaran rumah, yang ditangani dengan cepat oleh petugas pemadam kebakaran di Abtwil, kata Tagblatt. Tidak ada korban luka pada kebakaran itu.

Sambaran petir bisa mematikan. Bulan Juni lalu, lebih 100 orang diberitakan tewas di negara bagian Bihar dan Uttar Pradesh di India karena sambaran petir selama cuaca buruk dan hujan lebat.

hp/pkp (dpa)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA